Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Biaya Produksi pada Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen pada Perusahaan Manufaktur Daffa Falih Syahbana; Tania Arfita; Najwa Nur Kamila; Shafa Kamilah Maryza; Muhammad Ammar Kahfi; Fitri Salsabyla
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya produksi dengan menerapkan sistem pengendalian manajemen pada industri manufaktur menggunakan biaya standar dan analisis varians sebagai alat pengendalian biaya produksi. Pendekatan kualitatif dipilih dalam studi ini, dengan metode observasi, dokumentasi, dan analisis varians terhadap data biaya produksi perusahaan. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder yang bersumber dari laporan biaya produksi perusahaan manufaktur. Dalam penelitian ini, perusahaan menerapkan sistem harga pokok taksiran untuk melakukan perbandingan antara biaya standar dan biaya aktual yang muncul selama proses produksi. Penghitungan unit ekuivalen dilakukan untuk menetapkan biaya produksi per unit yang lebih tepat, baik untuk bahan baku, tenaga kerja langsung, maupun biaya overhead pabrik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan sistem pengendalian manajemen dapat membantu perusahaan dalam mendeteksi penyimpangan biaya produksi melalui analisis varians. Biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung menunjukkan perbedaan negatif, sedangkan biaya overhead pabrik menunjukkan perbedaan positif, yang menandakan efisiensi dalam pengendalian biaya overhead perusahaan. Selain itu, hasil perhitungan menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu menghasilkan laba bersih sebesar Rp469.360.000 meski terjadi penyimpangan biaya produksi. Dengan demikian, implementasi sistem pengendalian manajemen melalui biaya standar, anggaran, dan analisis varians terbukti meningkatkan efektivitas pengendalian biaya produksi, mendukung efisiensi operasional, dan membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan perusahaan.
ANALISIS REKONSILIASI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL TERHADAP PPH PADA PT. DHARMA Tbk Annisa Septia Kurniadewi; Nurita Manurung; Ruth Oktafiana Sitompul; Fitri Salsabyla
Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ilmiah Akuntansi (JILAK)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/n8jk1p43

Abstract

The research examines the execution of financial alignment in assessing the corporate income tax owed at PT. Dharma Tbk for the 2022 fiscal year. Fiscal reconciliation is required due to discrepancies in the evaluation of gains and expenses among the Financial Accounting Standards (SAK) and prevailing tax regulations, which give rise to permanent and temporary differences that affect taxable income. Using a qualitative descriptive approach along with case studies, this analysis explores commercial financial statements, fiscal reconciliation reports, and relevant financial documentation issued by the company. The findings indicate that the firm has prepared its commercial financial statements in line with SAK and has appropriately recognized tax implications, including tax benefits and obligations. The fiscal reconciliation process conducted by the company includes a negative correction to interest income subject to final income tax and a positive correction to depreciation expenses arising from differences in useful life based on tax legislation. Following these adjustments, fiscal profit increased from Rp. 29.768.019.322 to Rp. 29.619.951.643, resulting in a corporate income tax liability of Rp. 7.404.987.911. Overall, this study underscores the essential role of fiscal reconciliation in ensuring tax compliance, enhancing the accuracy of taxable income determination, and supporting transparent financial reporting for corporate taxpayers.