Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Sistem Pengendalian Manajemen Internal Terhadap Peningkatan Efektivitas Operasional Sosor Laundry Grup Putri Alyssa Raya; Nazwa Octsalsabilla; Annisa Septia Kurniadewi; Indah Yuli Kustianah; Nurita Manurung; Devi Apriliani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian manajemen internal dalam meningkatkan efektivitas operasional pada Sosor Laundry Group, dengan latar belakang yang menekankan pentingnya pengendalian yang terstruktur dalam bisnis jasa laundry guna meminimalkan kesalahan operasional dan meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data operasional periode Januari hingga Maret 2026, yang dianalisis melalui tabel, persentase, dan rasio kinerja operasional seperti tingkat kesalahan, keluhan, pembatalan, serta efisiensi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian manajemen internal telah diterapkan dengan cukup efektif, yang ditunjukkan oleh tingkat ketepatan operasional sebesar 98,75%, tidak adanya insiden kehilangan (0%), serta tingkat penyelesaian tepat waktu sebesar 100%. Selain itu, terjadi peningkatan pendapatan sebesar 14% dan laba bersih sebesar 18%, serta penurunan tingkat pembatalan dari 0,59% menjadi 0,21%. Namun, masih terdapat tingkat keluhan sebesar 1,25% yang menunjukkan adanya kelemahan pada tahap akhir pengendalian kualitas. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian manajemen internal berperan penting dalam meningkatkan efektivitas operasional, meskipun masih diperlukan perbaikan lebih lanjut, khususnya pada tahap akhir pelayanan, guna memastikan kualitas layanan yang konsisten dan meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan. Untuk mencapai kondisi yang lebih optimal, diperlukan perbaikan berkelanjutan, terutama pada aspek yang berhubungan langsung dengan kepuasan pelanggan, sehingga efektivitas operasional tidak hanya tercermin dari pencapaian angka, tetapi juga dari kualitas layanan yang unggul dan berkelanjutan.
ANALISIS REKONSILIASI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL TERHADAP PPH PADA PT. DHARMA Tbk Annisa Septia Kurniadewi; Nurita Manurung; Ruth Oktafiana Sitompul; Fitri Salsabyla
Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ilmiah Akuntansi (JILAK)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/n8jk1p43

Abstract

The research examines the execution of financial alignment in assessing the corporate income tax owed at PT. Dharma Tbk for the 2022 fiscal year. Fiscal reconciliation is required due to discrepancies in the evaluation of gains and expenses among the Financial Accounting Standards (SAK) and prevailing tax regulations, which give rise to permanent and temporary differences that affect taxable income. Using a qualitative descriptive approach along with case studies, this analysis explores commercial financial statements, fiscal reconciliation reports, and relevant financial documentation issued by the company. The findings indicate that the firm has prepared its commercial financial statements in line with SAK and has appropriately recognized tax implications, including tax benefits and obligations. The fiscal reconciliation process conducted by the company includes a negative correction to interest income subject to final income tax and a positive correction to depreciation expenses arising from differences in useful life based on tax legislation. Following these adjustments, fiscal profit increased from Rp. 29.768.019.322 to Rp. 29.619.951.643, resulting in a corporate income tax liability of Rp. 7.404.987.911. Overall, this study underscores the essential role of fiscal reconciliation in ensuring tax compliance, enhancing the accuracy of taxable income determination, and supporting transparent financial reporting for corporate taxpayers.
Analisis Kinerja Keuangan APBD Kabupaten Kebumen Berdasarkan Rasio Keuangan Daerah Tahun 2023–2025 Annisa Septia Kurniadewi; Ruth Oktafiana Sitompul; Nurita Manurung; Devi Apriliana; Fitri Salsabyla; Putri Latifa Nur Aulia; Dudi Duta Akbar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama periode 2023–2025 berdasarkan rasio keuangan daerah. Kinerja keuangan daerah menjadi salah satu indikator penting dalam menilai tingkat kemandirian fiskal serta efektivitas pemerintah daerah dalam mengelola sumber pendapatan dan belanja daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari APBD dan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Kebumen yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan beberapa rasio keuangan daerah, yaitu rasio desentralisasi fiskal, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio efisiensi keuangan daerah. Rasio-rasio tersebut digunakan untuk menggambarkan tingkat ketergantungan daerah terhadap pemerintah pusat, kemampuan daerah dalam membiayai pengeluaran melalui PAD, serta efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio desentralisasi fiskal mengalami peningkatan dari 14,78% pada tahun 2023 menjadi 18,91% pada tahun 2025, namun masih berada dalam kategori kurang. Rasio kemandirian keuangan daerah juga mengalami peningkatan dari 17,35% menjadi 23,32%, tetapi masih menunjukkan pola hubungan instruktif yang berarti ketergantungan terhadap pemerintah pusat masih tinggi. Rasio efektivitas PAD menunjukkan kondisi yang efektif pada tahun 2024 dan 2025, sedangkan rasio efisiensi keuangan daerah menunjukkan adanya perbaikan dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kebumen menunjukkan tren peningkatan, namun tingkat kemandirian fiskal masih rendah dan ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih cukup dominan.
Analisis SWOT sebagai Strategi Peningkatkan Efektivitas Digital Marketing pada UMKM dan Gute Juice Fitri Salsabyla; Ruth Oktafiana Sitompul; Nurita Manurung; Annisa Septia Kurniadewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10788

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menerapkan strategi pemasaran yang lebih efektif melalui digital marketing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan analisis SWOT sebagai strategi dalam meningkatkan efektivitas digital marketing pada UMKM Gute Juice. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan SWOT yang meliputi strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman) untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital marketing melalui media sosial memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan, jangkauan pasar, dan daya saing Gute Juice. Peningkatan penjualan terlihat pada periode Februari hingga April 2026 setelah dilakukan optimalisasi promosi digital. Kekuatan utama Gute Juice terletak pada produk minuman sehat berbahan alami, kualitas produk yang terjaga, serta variasi produk yang beragam. Namun, usaha ini masih menghadapi kelemahan berupa keterbatasan dalam pengelolaan media sosial, kurangnya konsistensi dalam pembuatan konten, serta minimnya pemanfaatan fitur pemasaran digital secara maksimal. Peluang usaha didukung oleh meningkatnya tren gaya hidup sehat dan tingginya penggunaan media sosial oleh masyarakat. Sementara itu, ancaman yang dihadapi berasal dari tingginya persaingan usaha sejenis dan perubahan algoritma media sosial yang dapat memengaruhi efektivitas promosi. Oleh karena itu, strategi digital marketing yang tepat dan berkelanjutan dapat meningkatkan efektivitas pemasaran serta memperkuat daya saing Gute Juice di era digital.