Ananda Nur Husain Al-Hafifi
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Pola Pencarian Ilmu Islam pada Generasi Z: Studi Metodologi Terhadap Pergeseran dari Majelis Taklim ke Platform Digital Ananda Nur Husain Al-Hafifi; Aisyah Putri Santoso; Sayyid Arkan Nizami; Aaliyah Putri Dwi Sari; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan pola pencarian ilmu agama di era digital menjadi fenomena penting dalam studi Islam kontemporer, khususnya di kalangan Generasi Z. Generasi ini cenderung beralih dari pola tradisional, seperti menghadiri majelis taklim, menuju platform digital seperti YouTube, TikTok, dan podcast keislaman sebagai sumber utama pengetahuan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran metodologi pencarian ilmu Islam tersebut melalui pendekatan metodologi studi Islam dan sosiologi agama. Kajian dilakukan dengan menelusuri faktor-faktor penyebab perubahan, bentuk-bentuk baru transmisi ilmu, serta implikasinya terhadap otentisitas dan kualitas pemahaman keagamaan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis terhadap perilaku digital religius. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi pada berbagai konten keislaman digital. Hasil sementara menunjukkan bahwa transformasi ini didorong oleh perkembangan teknologi, perubahan gaya belajar, serta kebutuhan terhadap akses pengetahuan yang cepat dan praktis. Namun, pergeseran ini juga memunculkan tantangan baru seperti bias informasi, otoritas keilmuan yang kabur, serta kecenderungan konsumsi agama secara instan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika metodologi studi Islam di era digital dan relevansinya bagi pendidikan Islam di masa depan.
Adaptasi Sosial Masyarakat terhadap Budaya Living Islam di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Ananda Nur Husain Al-Hafifi; Destina Eka Aprilia; Najwa Salsabila Agustina; Sayyid Arkan Nizami; Al Fathir Rahman Zulkarnain; Achmad Farid; Andy Hadiyanto
Simpati Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i3.2144

Abstract

This study aims to analyze the social adaptation of the community to the Living Islam culture in the environment of Al Fatah Temboro Islamic Boarding School. This study employed a qualitative approach with field research as its research design. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving two main informants: an Islamic teacher who actively participates in the boarding school environment and a native resident of Temboro. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data credibility was strengthened through source and technique triangulation. The findings show that the Living Islam culture in Temboro is reflected in congregational worship, Islamic preaching activities, religious traditions during Ramadan and Muharram, Qur’an reading practices, and Islamic dress. The community adapts through habituation, social interaction, role models provided by boarding school figures, and participation in boarding school activities. This adaptation encourages changes in community life toward a more religious environment, structures public visual identities, reshapes local livelihoods, and strengthens social relations based on structural-functional stability between the boarding school and local residents. The study indicates that Islamic boarding schools play an important role as centers of education, Islamic preaching, socio-economic restructuring, and socio-religious cultural formation.