Perubahan pola pencarian ilmu agama di era digital menjadi fenomena penting dalam studi Islam kontemporer, khususnya di kalangan Generasi Z. Generasi ini cenderung beralih dari pola tradisional, seperti menghadiri majelis taklim, menuju platform digital seperti YouTube, TikTok, dan podcast keislaman sebagai sumber utama pengetahuan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran metodologi pencarian ilmu Islam tersebut melalui pendekatan metodologi studi Islam dan sosiologi agama. Kajian dilakukan dengan menelusuri faktor-faktor penyebab perubahan, bentuk-bentuk baru transmisi ilmu, serta implikasinya terhadap otentisitas dan kualitas pemahaman keagamaan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis terhadap perilaku digital religius. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi pada berbagai konten keislaman digital. Hasil sementara menunjukkan bahwa transformasi ini didorong oleh perkembangan teknologi, perubahan gaya belajar, serta kebutuhan terhadap akses pengetahuan yang cepat dan praktis. Namun, pergeseran ini juga memunculkan tantangan baru seperti bias informasi, otoritas keilmuan yang kabur, serta kecenderungan konsumsi agama secara instan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika metodologi studi Islam di era digital dan relevansinya bagi pendidikan Islam di masa depan.
Copyrights © 2025