Sofiatul Riski
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Metodologis Bab III dalam Penelitian Tindakan Kelas: Analisis Desain, Instrumen, dan Prosedur Penelitian Faiqotul Magfirotus Syam; Imron Fauzi; Indah Nurmalasari; Mutiara Tazkiyah; Sofiatul Riski
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to conceptually examine methodological issues in Classroom Action Research (CAR), particularly focusing on deviations in research design implementation, weaknesses in instrument development and validation, inconsistencies in research procedures, and limitations in data analysis and evidence-based reflection. This research employs a library research method using a descriptive qualitative approach. The literature selection process was conducted systematically through academic databases such as Google Scholar and indexed journals by applying keywords including “classroom action research,” “CAR methodology,” and “data analysis in CAR.” The inclusion criteria consisted of peer-reviewed articles published between 2014 and 2024, relevance to the research focus, and clear methodological descriptions. Based on this process, a total of 20 scientific articles were selected and analyzed. Data analysis was carried out through stages of data collection, reduction, categorization, and synthesis of findings. The results reveal five major themes of methodological problems in CAR: (1) inconsistency in the implementation of cyclical research design, (2) weaknesses in the development and validation of research instruments, (3) lack of systematic research procedures, (4) limited teacher competence in data analysis, and (5) insufficient integration of data in reflective processes. These findings indicate a lack of methodological integration among design, instruments, and procedures in CAR. practice. This study contributes theoretically by reinforcing CAR as an integrated methodological system that requires alignment between design, instruments, procedures, and data analysis. The novelty of this research lies in proposing a conceptual framework emphasizing methodological integration as the key to improving CAR quality. Practically, this study provides insights for enhancing teachers’ research competence to support evidence-based instructional improvement.
Strategi Pengelolaan Kelas Digital untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar: Tinjauan Studi Literatur Dewi Safira Salsabila; Faiqotul Maghfirotus Syam; Sofiatul Riski; Lailatul Usriyah
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3r286054

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam pengelolaan pembelajaran di sekolah dasar. Pengelolaan kelas digital telah menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif guna meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi pengelolaan kelas digital yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar dalam belajar melalui tinjauan pustaka. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal, buku, dan artikel penelitian, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas digital yang efektif meliputi penggunaan media pembelajaran interaktif, aplikasi berbasis permainan, sistem penghargaan digital, komunikasi aktif antara guru dan siswa, serta penggunaan teknologi untuk mendukung kolaborasi dan pemantauan pembelajaran. Strategi-strategi ini telah terbukti meningkatkan keterlibatan belajar siswa pada dimensi perilaku, emosional, dan kognitif. Selain itu, keberhasilan pengelolaan kelas digital didukung oleh kompetensi guru, ketersediaan sumber daya teknologi, dan dukungan lingkungan sekolah. Dengan demikian, manajemen kelas digital muncul sebagai solusi efektif untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar di era digital