Dennis Lorens
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Simulator CNC bagi Guru SMKN 6 Bulukumba untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Teknik Permesinan Dennis Lorens; Iswahyudi Indra Putra; A Muhammad Idkhan; Nur Fadillah; I Putu Redy Irawan
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 2 (Februari) 2026
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi manufaktur menuntut guru Sekolah Menengah Kejuruan untuk menguasai media pembelajaran digital yang relevan dengan kebutuhan industri, salah satunya simulator CNC. Keterbatasan mesin CNC, Risiko kerusakan alat, mahalnya bahan praktik, dan terbatasnya waktu penggunaan bengkel sering menjadi kendala dalam pembelajaran teknik permesinan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMKN 6 Bulukumba dalam menggunakan simulator CNC sebagai media pembelajaran teknik permesinan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan konsep dasar CNC, praktik penggunaan simulator CNC, penyusunan program G-code, simulasi proses permesinan, penyusunan jobsheet, evaluasi dan pendampingan. Peserta kegiatan berjumlah 14 guru produktif dan guru bidang teknik terkait. Data diperoleh melalui pretest, postest, observasi praktik, penilaian produk jobsheet, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 46,8 pada prestest menjadi 82,6 pada posttest dengan peningkatan sebesar 35,8 poin atau 76,5 %. Kemampuan peserta dalam Menyusun program CNC sederhana meningkat dari kategori kurang menjadi baik. Sebanyak 12 peserta mampu menjalankan simulasi bubut CNC, 11 peserta mampu menjalankan simulasi frais CNC, dan 10 peserta berhasil Menyusun jobsheet pembelajaran berbasis simulator. Hasil ini menunjukkan bahawa pelatihan simulator CNC efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik teknologis guru dan dapat menjadi startegi alternatif untuk memperkuat pembelajaran praktik teknik permesinan di SMK.