Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL SISWA SMKN 1 PANGKEP MELALUI PELATIHAN KODING PYTHON TERSTRUKTUR Figur Muhammad; Kholik Prasojo; Umi Purnama; Massikki
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 2 (Februari) 2026
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology requires vocational high school (SMK) students to possess programming competencies as preparation for the digital era. However, many students still experience difficulties in understanding basic programming concepts systematically. This community service activity aimed to improve the digital competence of students at SMKN 1 Pangkep through structured Python coding training. The training was conducted using hands-on learning and project-based learning approaches with materials covering algorithm logic, variables, operators, branching, looping, functions, and simple Python-based application development. The results showed that students were able to understand basic Python programming concepts and successfully develop simple CLI- and GUI-based applications. In addition to improving technical skills, the training also enhanced students’ problem-solving abilities, logical thinking, and learning motivation in digital technology. Therefore, Python coding training can be an effective effort to improve the digital competence of vocational high school students in the era of technological advancement.
Pelatihan Dasar Pemrograman Komputer untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis Siswa di SMAN 4 Makassar Rahmaniar Rahmaniar; Figur Muhammad
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.735

Abstract

Literasi digital merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki oleh generasi muda di era transformasi digital. Namun, masih banyak siswa SMA yang belum memiliki keterampilan pemrograman yang memadai akibat keterbatasan kurikulum dan minimnya akses pelatihan praktis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa SMAN 4 Makassar melalui pelatihan koding berbasis pemrograman web. Kegiatan dilaksanakan selama 16 pertemuan mulai 21 November hingga 15 Desember 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung yang diawali dengan observasi, penyusunan bahan ajar, pelaksanaan pelatihan, dan diakhiri dengan evaluasi berupa proyek akhir. Materi yang diajarkan meliputi konsep client server, DOM, HTML, CSS, JavaScript serta pengelolaan data menggunakan LocalStorage dan JSON. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep pemrograman web secara bertahap dan menghasilkan proyek akhir berupa Sistem Perpustakaan Sederhana SMAN 4 Makassar yang fungsional. Selain peningkatan kemampuan teknis, pelatihan ini juga berdampak positif terhadap motivasi, kepercayaan diri, dan minat siswa untuk terus belajar pemrograman secara mandiri. Dengan demikian, pelatihan koding terbukti efektif sebagai salah satu upaya peningkatan literasi digital siswa di jenjang sekolah menengah.
Pelatihan Self-Care dan Mindfulness untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Siswa SMKN 5 Makassar Ainun Nida Rifqi; Muh. Asyam Samjas; Aulyah Zakilah Ifani; Baso Ilyas; Figur Muhammad
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (May 2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/yzef5573

Abstract

Tekanan akademis yang tinggi di lingkungan sekolah kejuruan kerap memunculkan gejala stres, burnout emosional, dan penurunan kualitas belajar pada siswa remaja, namun literasi mereka terhadap strategi pengelolaan diri yang terukur masih sangat terbatas. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMKN 5 Makassar tentang praktik self-care dan mindfulness sebagai pendekatan preventif terhadap stres di lingkungan pendidikan. Mitra kegiatan adalah 50 siswa kelas X dan XI yang dipilih secara purposif atas rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Pelatihan dilaksanakan dalam satu hari penuh dengan memadukan metode ceramah interaktif, praktik teknik mindfulness secara langsung, meliputi mindful breathing, body scan, dan positive self-talk, serta diskusi kelompok reflektif. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan instrumen 11 butir pernyataan berskala Likert 1 sampai 5 yang mencakup dimensi pengetahuan, kesadaran, dan niat penerapan self-care serta mindfulness. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata total skor peserta dari 38,48 pada pre-test menjadi 42,20 pada post-test, dengan persentase kenaikan sebesar 9,66% dan nilai N-Gain Score sebesar 0,23. Peningkatan paling signifikan terjadi pada pemahaman konsep mindfulness dan manfaatnya dalam mengurangi stres, masing-masing mencapai kenaikan sebesar 21,2% dan 22,2%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan terstruktur berbasis praktik langsung efektif dalam membangun literasi kesehatan mental siswa kejuruan dan berpotensi dikembangkan sebagai program pendampingan berkelanjutan di lingkungan sekolah.