Masri Rahayu Putri
Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pursed Lip Breathing di Ruangan Jasmin Rsud Arifin Achmad Pekanbaru Desi Fitriyanti; Eni Purwanti; Junaina Ridwan; Masri Rahayu Putri; Yosi Rianti; Bayhakki Bayhakki
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.52631

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan hambatan aliran udara, air trapping, serta penurunan oksigenasi yang progresif. Intervensi nonfarmakologis seperti Pursed Lips Breathing (PLB) direkomendasikan untuk meningkatkan ventilasi dan saturasi oksigen. Tujuan: menganalisis dan memahami penerapan filosofi Teori Patricia Benner tentang From Novice to Expert dalam proses kredensial keperawatan. Metode penelitian: Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan durasi implementasi enam hari berturut-turut, waktu 23-28 oktober 2025 dilaksanakan di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau Ruang Jasmin melibatkan tiga pasien PPOK yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi PLB diberikan selama 15–20 menit setiap sesi, dilakukan tiga kali sehari. Pengukuran SpO₂ dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan pulse oximeter terkalibrasi, kemudian data dicatat, dibandingkan, dan dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan harian dan keseluruhan, Hasil/temuan: adanya peningkatan konsisten pada nilai SpO₂ setelah intervensi pada seluruh pasien, dengan peningkatan harian berkisar antara 1% hingga 3%. Rata-rata SpO₂ sebelum intervensi adalah 94,39%, meningkat menjadi 96,17% setelah PLB, dengan rata-rata peningkatan sebesar 1,78%. Tidak ditemukan efek samping, dan seluruh pasien dapat mengikuti teknik PLB dengan baik. Temuan ini menegaskan bahwa PLB efektif meningkatkan oksigenasi melalui perpanjangan fase ekshalasi, pengurangan air trapping, dan peningkatan efisiensi pertukaran gas. Simpulan: PLB merupakan terapi tambahan yang sederhana, aman, dan bermanfaat bagi pasien PPOK, serta dapat diintegrasikan ke dalam asuhan keperawatan rutin untuk meningkatkan fungsi pernapasan dan kenyamanan pasien
The Effect of Peer Group Education on Blood Pressure Control in Patients with Hypertension: Literature Review Masri Rahayu Putri; Reni Zulfitiri; Bayhakki Bayhakki
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 4 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i4.2082

Abstract

Hypertension is a chronic disease with a high prevalence and is a major cause of global morbidity and mortality. Low medication adherence and inadequate patient knowledge are the main factors contributing to uncontrolled blood pressure. Peer group–based education has become one of the effective approaches to improving understanding, motivation, and health behavior changes among patients with hypertension. This review aims to comprehensively examine the effect of peer group education on hypertension control, including blood pressure, medication adherence, and lifestyle changes in patients with hypertension. This literature review used the PRISMA 2020 approach. Article searches were conducted through online databases including PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar within the 2020–2025 publication period. The inclusion criteria comprised randomized controlled trials (RCTs), quasi-experimental, and experimental studies investigating peer group education interventions in adult patients with hypertension. A total of 7 articles published between 2022–2025 that met the inclusion criteria were critically appraised and analyzed descriptively and narratively to identify the effectiveness of peer group education interventions among patients with hypertension. The findings showed that peer group education significantly contributed to reducing blood pressure, improving medication adherence, and enhancing health behaviors such as dietary patterns, physical activity, and self-management. This intervention also improved patients' knowledge, motivation, and self-efficacy in managing hypertension. Peer group education is an effective intervention for hypertension control because it can improve adherence, promote healthier lifestyles, and reduce blood pressure.