Restu Wahyu Wibawati
Poltekkes Kemenkes Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kemampuan Semantik Dengan Kemampuan Menulis Pada Anak Sekolah Dasar Kelas 1 di Surakarta Isna Auladina Irmayanti M; Anggi Resina Putri; Restu Wahyu Wibawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54946

Abstract

Semantik merupakan cabang linguistik yang mempelajari makna kata, frasa dan kalimat dalam proses komunikasi. Pemahaman semantik berperan penting dalam perkembangan keterampilan berbahasa, khususnya kemampuan menulis pada anak sekolah dasar. Keterampilan menulis pada tahap awal menuntut anak mampu memahami makna kosakata serta menyusunnya menjadi kalimat sederhana yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan semantik dan kemampuan menulis pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar di Kota Surakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 99 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Assessment of Semantic Skills untuk mengukur kemampuan semantik dan tes literasi menulis untuk mengukur kemampuan menulis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,004 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,288 yang berarti terdapat hubungan positif dengan kekuatan lemah antara kemampuan semantik dan kemampuan menulis. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek semantik dalam mendukung keterampilan menulis sejak dini.
Perbedaan Pemahaman Membaca Pada Anak Kelas 3 Sd Negeri Dan Swasta Di Kecamatan Jebres Dwi Septiani Anatasya Nugrahani; Restu Wahyu Wibawati; Rizki Husadani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55911

Abstract

Membaca merupakan proses pembelajaran yang kompleks dan esensial dalam memperoleh pengetahuan serta wawasan dari berbagai sumber informasi. Proses membaca melibatkan integrasi berbagai sistem kognitif dan perseptual, termasuk bahasa, proses visual dan ortografis, memori kerja, perhatian, serta pemahaman tingkat tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan membaca pada anak dapat dibagi menjadi dua kategori utama faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pemahaman membaca pada anak kelas 3 SD Negeri dan Swasta di Kecamatan Jebres. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan teknik simple random sampling, melibatkan 99 responden. Data analisis menggunakan Uji Independent T-Test karena data berdistribusi normal. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikasi kemampuan pemahaman membaca pada SD Negeri yaitu 0,079 dan SD Swasta yaitu 0,275 yang artinya r (sig.)>0,05 berarti data terdistribusi normal. Hasil uji Independent Samples Test hasil nilai t = -0.831 dan P = 0.408 menunjukkan p > 0,05 hipotesis nol (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak.
Phonological awareness intervention on reading fluency in children with suspected learning disorders Radiya Shifa Nevin; Restu Wahyu Wibawati; Nadya Susanti
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 1 (2026): Inovasi Kurikulum, February 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i1.220

Abstract

This study discusses the effect of phonological awareness intervention, especially phoneme blending, on the reading fluency of 3rd grade elementary school children with suspected learning disorders in Surakarta. This study aims to determine whether there is an effect of phonological awareness intervention on the reading fluency of children suspected of having learning disorders in grade 3 of elementary school in Surakarta. This research is a quantitative research using the One Group Pre-Test and Post-Test Design method and non-parametric statistical analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test with a total frequency of interventions of 8 treatments. The number of samples used in this study was 10 children with suspected learning disorders in grade 3 of elementary school in Surakarta. The results of this study indicate that based on the results of non-parametric statistical analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test obtained a significance value of p = 0.005. Because the p value < 0.05, the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. This proves that there is a statistically significant difference between WCPM scores in the pretest and posttest. The results of the study show that PA intervention on reading fluency is influenced by consistency of the intervention implementation.   Abstrak Penelitian ini membahas mengenai pengaruh intervensi phonological awareness khususnya phonem blending terhadap kemampuan kelancaran membaca anak kelas 3 SD dengan suspek gangguan belajar di Surakarta. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi phonological awareness terhadap reading fluency anak suspek gangguan belajar kelas 3 SD di Surakarta serta mengetahui kemampuan reading fluency anak dengan suspek gangguan belajar kelas 3 SD sebelum dan setelah diberikan intervensi phonological awareness. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif ini menggunakan metode One Group Pre-Test and Post-Test Design dan uji analisis stastistik non-parametrik menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dengan jumlah frekuensi intervensi sebanyak 8 kali perlakuan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 anak dengan suspek gangguan belajar kelas 3 SD di Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis stastistik non-parametrik menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test memperoleh nilai signifikansi p=0.005. Karena nilai p < 0.05, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini membuktikan adanya perbedaan signifikan secara statistik antara skor WCPM pada pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi phonological awareness terhadap reading fluency dipengaruhi oleh kemampuan awal anak dan konsistensi pelaksanaan intervensi.     Kata Kunci: phonem blending; phonological awareness; reading fluency