Ghozali Ghozali
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ekotiologi dan Relevansinya terhadap Pendidikan Agama Islam untuk Membentuk Kesadaran Siswa terhadap Lingkungan Ghozali Ghozali
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.575

Abstract

Pendidikan agama lslam, memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesadaran ekologis di kalangan para siswa, pentingnya menjaga lingkungan bukan hanya sebuah tanggung jawab sosial, tetapi juga merupakan elemen dari ajaran spiritual yang mendalam dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi ekotiologi terhadap PAI dalam membentuk kesadaran siswa terhadap lingkungan. Ekotiologi dipahami sebagai pemikiran teologis yang menghubungkan ajaran agama dengan tanggung jawab ekologis manusia sebagai khalifah di bumi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai ekotiologi dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran PAI sehingga mampu menumbuhkan kesadaran religius sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyeleksi, dan memahami literatur yang berkaitan dengan ekotiologi, pendidikan Agama Islam, dan kesadaran lingkungan. Data yang diperolrh melalaui dokumen, artikel jurnal ilmiah, buku-buku literatur Islam kontemporer, dan tafsir-tematik yang relevan dengan isu lingkungan serta pendidikan Agama Islam relevan kemudian dihubungkan dan ditafsirkan sehingga menghasilkan gambaran tentang bagaimana ekotiologi dapat mendukung pembentukan kesadaran siswa melalui pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ekotiologi dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam. Penerapan konsep ekotiologi mendorong terbentuknya karakter religius, seperti sikap amanah, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, yang sekaligus terwujud dalam kesadaran ekotiologi siswa. Dengan demikian, relevansi ekotiologi terhadap pendidikan Agama Islam tidak hanya terletak pada aspek teoretis, tetapi juga praktis dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini memiliki keterbatasan hanya menggunakan kajian pustaka sehingga belum menyajikan data empiris dari praktik pembelajaran di sekolah. Oleh sebab itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif agar diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai penerapan ekotiologi dalam pendidikan Agama Islam
Transformasi Pendidikan: Pengembangan Metodologi dan Media Pembelajaran di Era Digital Ach Chaidar Ghazy; Ghozali Ghozali; Krisna Aditiya Wibowo
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.594

Abstract

Artikel ini membahas transformasi pendidikan di era digital yang dipicu oleh perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi. Perubahan ini menuntut pembaruan dalam metodologi, media pembelajaran, serta peran pendidik agar mampu menjawab tantangan abad ke-21. Penelitian dilakukan dengan metode studi pustaka melalui telaah dan analisis terhadap 10 artikel relevan  dari  sepuluh  tahun  terakhir terkait digitalisasi pendidikan, media pembelajaran, serta pengembangan kurikulum. Fokus penelitian diarahkan pada strategi praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi serta penguatan kompetensi pendidik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penelitian ini dilakukan dengan menelaah berbagai sumber literatur dari jurnal-jurnal terindeks yang membahas tema pendidikan Islam di berbagai konteks. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui teknik sintesis literatur guna menghasilkan temuan teoritis yang lebih komprehensif dan bermakna.  Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital, seperti e-learning, multimedia interaktif, aplikasi edukasi, webinar, hingga AR/VR, berkontribusi besar dalam menciptakan pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif. Pemanfaatan media pembelajaran digital terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, motivasi siswa, serta efektivitas pengajaran. Namun, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan pendidik, kesenjangan akses teknologi, serta risiko privasi data. Oleh karenanya, transformasi pendidikan di era digital memerlukan strategi implementasi yang tepat, termasuk penguasaan teknologi oleh guru, pengembangan kurikulum berbasis digital, serta penyediaan sarana pendukung yang memadai. Dengan langkah yang terarah, transformasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang kritis, kreatif, berdaya saing tinggi, sekaligus berkarakter, sehingga siap menghadapi tantangan global di masa depan.