Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Bermain Puzzle di TK Negeri Sangia Khaerunnisah Khaerunnisah; Ilham Ilham; Kaharuddin Kaharuddin; Agus Salam
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 1 (2024): Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v7i1.1921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak sebelum dan sesudah diberikan stimulasi melalui kegiatan bermain puzzle tangram. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang meliputi tahap perencanaan, aksi atau tindakan, observasi dan refleksi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelompok Junior usia 5-6 tahun di TK Negeri Sangia berjumlah 28 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik pada Siklus I masih sangat rendah dan terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus ke II. Jadi berdasarkan hasil penelitian tersebut, terlihat kemampuan kognitif anak melalui Media Tangram sudah meningkat.
Analisis Kriminologis Korupsi Perspektif Pendekatan Sobural Sebagai Upaya Pencegahan Korupsi di Indonesia Hajairin Hajairin; Aman Ma'arij; Ilham Ilham; Gufran Gufran
JURNAL HUKUM SEHASEN Vol 10 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Hukum Dehasen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jhs.v10i2.6017

Abstract

Korupsi merupakan fenomena kejahatan yang bersifat kompleks, tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, melainkan juga persoalan sosial politik dan kebudayaan, sehingga pendekatan penyelesaianya juga dapat menggunakan pendekatan sosial, budaya dan structural. Kerumitan dalam pemberantasan korupsi selalu terjadi, hal ini terlihat semakin meningkatnya tindak pidana korupsi, baik dari segi kuantitas maupun jumlah kerugian negara yang diakibatkan oleh tindak pidana korupsi. Metode sobural bukanlah suatu prinsip yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah atau kasus, namun metode ini berperan dalam memahami suatu perbuatan jahat secara tepat melalui tiga lensa nilai yang mempengaruhinya, yaitu nilai sosial, nilai kultural, dan unsur struktural. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analsisi kriminologis korupsi prespektif teori sobural. Metode penelitian yang digunakan adalah Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam kehidupan sosial masyarakat. Dengan pendekatan antara lain pertama Pendekatan Historis (Historical Aprroach) dilakukan untuk memahami nilai-nilai sejarah yang menjadi latar belakang pendekatan nilai sosial, nilai budaya dan faktor struktural (Sobural) menjadi pisau analisa kriminologis yang membedah causa kejahatan Korupsi. Kedua Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach). Temuan berdasarkan hasil penelitian yakni pertama pendekatan nilai sosial, nilai budaya dan faktor struktural (Sobural) menjadi pisau analisa kriminologis yang membedah causa kejahatan secara utuh, baik diri pelaku maupun masyarakat. Keunggulan pendekatan nilai sosial, nilai budaya dan faktor struktural (Sobural) memberikan cara bagi penegak hukum, terutama hakim untuk memahami perbuatan korupsi dalam memutuskan perkara. Kedua pendekatan sobural dapat menjadi instrument kegiatan pencegahan korupsi, sebab pencegahan korupsi pada dasarnya merupakan bagian dari semangat pemberantasan korupsi. Untuk menghindari korupsi, sangat penting untuk memperhatikan pendekatan Sobural pada masyarakat di mana tindakan tersebut dilakukan dalam hal nilai sosial, budaya, dan variabel struktural sebagai upaya pencegahan korupsi.
Strategi Remedial dan Pengayaan Sebagai Tindak Lanjut Assesmen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Darul Furqan Kota Bima Siti Tazkirah; Rohani Rohani; Rini Purnama; Edy Subyanto; Ilham Ilham
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.239

Abstract

Strategi remedial difokuskan pada siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan memberikan bimbingan tambahan, latihan soal, dan pendekatan pembelajaran yang lebih intensif. Sementara itu, strategi pengayaan dirancang untuk siswa yang telah mencapai KKM, melalui pemberian tugas proyek, soal HOTS, serta kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kedua strategi, seperti keterbatasan waktu, sarana, dan motivasi siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini menyarankan pentingnya perencanaan yang terstruktur, pemanfaatan teknologi pendidikan, peningkatan kompetensi guru, dan keterlibatan orang tua serta komunitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi remedial dan pengayaan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP Darul Furqan Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Darul Furqan Kota Bima. Untuk memperoleh data yang akurat dan lengkap berdasarkan fakta-fakta yang ada di lapangan, peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dari hasil tersebut maka peneliti melakukan analisis data. Hasil dari implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa secara keseluruhan. Dengan pendekatan yang tepat, remedial dan pengayaan dapat membantu setiap siswa berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhan belajar mereka.
Pembentukan Akhlak Santri yang Tinggal di Luar Pesantren (Studi Pengalaman Pada Santri Darul Hikmah Kota Bima) Adhar Muhajir; Ilham Ilham; Masita Masita
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.310

Abstract

Penelitian ini diangkat dengan adanya suatu fenomena yang terjadi ketika santri di pondok pesantren Darul Hikmah Kota Bima berada di luar pesantren dengan menunjukan perubahan perilaku dan akhlak yang berbeda dengan apa yang sudah diajarkan dan dibentuk oleh guru ketika berada di dalam lingkungan pesantren. Karena santri yang tinggal di luar pesantren seringkali dihadapkan dengan berbagai tantangan dan faktor yang dialaminya sehingga dapat mempengaruhi perkembangan akhlak mereka. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akhlak santri yang tinggal di luar pesantren, faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan akhlak santri di luar pesantren serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembentukan akhlak santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah Kota Bima. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan wawancara yang mendalam dengan santri, orang tua santri dan guru serta data diperoleh dari literatur jurnal ilmiah yang berelevan dengan judul penelitian ini. Kemudian teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model teori modifikasi dari Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembentukan akhlak santri yang tinggal di luar pesantren dapat di pengaruhi oleh berbagai faktor diantarannya pengaruh lingkungan tempat tinggal seperti peran keluarga, pengaruh interaksi dengan lingkungan sosial teman sebaya maupun masyarakat yang ada disekitar serta media sosial yang dapat mempengaruhi  cara berpikir dan berperilaku santri bagi yang tinggal di luar pesantren. Selain itu, pendidikan dan pengalaman pribadi juga dapat mempengaruhi pembentukan akhlak  santri itu sendiri. Dengan itu kualitas akhlak seorang santri yang tinggal di luar pesantren diakibatkan pengaruh dari lingkungan dimana santri itu tinggal dengan melalui hubungan dan interaksi sosial antar sesama. Sehingga hasil dari pada penelitian ini menjadi dasar bagi orang tua, guru dan pesantren agar bisa bekerja sama untuk memantau dan membimbing perkembangan akhlak santri di luar pesantren, melalui komunikasi yang rutin dan pembinaan karakter yang lebih holistic di lingkungan pesantren. 
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa II SD Julasfi Warraihan Gufran Gufran; Ruslan Ruslan; Ilham Ilham
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis Higher Arrange Considering Aptitudes (HOTS) di SD Julasfi Warraihan dan menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode pengumpulan information berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, yang kemudian divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HOTS di SD Julasfi Warraihan melibatkan kegiatan seperti pemecahan masalah kontekstual, diskusi kelompok, dan presentasi hasil analisis siswa. Master juga menggunakan media interaktif untuk meningkatkan minat belajar. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan kesiapan siswa, pembelajaran HOTS terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, seperti kemampuan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Dampak yang signifikan terlihat pada siswa yang memiliki dasar berpikir logis yang baik, sementara siswa lain membutuhkan bimbingan bertahap melalui metode platform. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran berbasis HOTS efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat sekolah dasar, dengan potensi menghasilkan individu yang adaptif dan kompeten untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, keberhasilan implementasi HOTS memerlukan pengembangan kompetensi master dan dukungan sumber daya yang memadai.