Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan pembuatan aplikasi pemasaran berbasis android untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha mahasiswa UPI Dedi Rohendi; Heri Sutarno; Enda Permana; Yaya Wihardi
Jurnal Abmas Vol. 16 No. 1 (2016): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v16i1.38802

Abstract

Universitas Pendidikan Indonesia setiap tahun menghasilkan ribuan lulusan yang memerlukan pekerjaan, sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia setiap tahun jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, diperlukan upaya agar lulusan UPI tidak tergantung kepada pihak lain, tetapi harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Seiring dengan perkembangan TIK memungkinkan lulusan UPI menciptakan usaha sendiri dengan berjualan online berbasis Android. Oleh karena itu diperlukan pelatihan mengembangkan aplikasi penjualan online berbasis Android. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah: terlaksananya pelatihan mengembangkan aplikasi pemasaran berbasis android terhadap mahasiswa UPI, terdapat mahasiswa yang dapat mengembangkan aplikasi pemasaran online berbasis android, dan terdapat mahasiswa yang melakukan pemasaran online berbasis android.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK GUDANG BARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE Dimas Rihhadatul Aisy; Aulia Zikri Rahman; Enda Permana
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.120

Abstract

Terdapat permasalahan yang umum ditemukan pada pergudangan, salah satunya terkait dengan tata kelola barang. Permasalahan tata letak barang yang tidak sesuai menyebabkan penumpukan barang, sehingga barang tersimpan lama dan menyebabkan tingginya biaya penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancangan ulang tata letak gudang barang dan melakukan komparasi antara layout eksisting dan layout usulan untuk mengetahui layout yang paling baik dari segi efisiensi jarak tempuh, penggunaan ruang dan operasional. Penelitian ini menggunakan metode dedicated storage untuk merancang ulang tata letak dan rectilinear distance untuk mengetahui total jarak. Pada layout usulan penempatan area penyimpanan, area sortir, dan I/O telah dirancang agar saling berdekatan dan membentuk alur pergerakan yang lebih linier dan terpusat. Perbandingan total jarak tempuh antara layout eksisting dan usulan menunjukan adanya penurunan jarak, layout eksisting menghasilkan total jarak tempuh 155,16 m, sedangkan layout usulan menghasilkan total jarak tempuh 72,92 m. Perbedaan ini menunjukan adanya pengurangan jarak sebesar 82,24 m atau sekitar 53% lebih efisien dibandingkan dengan kondisi awal. Hal ini membuktikan bahwa tata letak usulan meningkatkan efisiensi operasional gudang. Dengan demikian tata letak gudang usulan yang dirancang dengan kombinasi metode dedicated storage dan rectilinear distance terbukti efisien.
PERAN PENGENDALIAN VISUAL BERBASIS 5S DALAM MENGURANGI PEMBOROSAN WAKTU PADA OPERASI GUDANG Muhammad Aditya; Enda Permana; Vina Dwiyanti
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 14 No 1 (2026): Inaque April 2026
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v14i1.19249

Abstract

Warehouse operations play a critical role in logistics systems but are often a major source of waste, particularly Pemborosan waktu caused by searching activities and unclear workflows. From a lean logistics perspective, eliminating non-value-added activities is essential to improve operational efficiency. Pengendalian Visual, commonly implemented through the 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke) method, is widely recognized as an effective approach to address these issues. This article aims to evaluate the contribution of 5S-based Pengendalian Visual to the reduction of Pemborosan waktu in warehouse operations, with a particular focus on searching time, through the analysis of empirical findings from previous studies. A narrative literature review was conducted by analyzing relevant studies in the fields of lean logistics and warehouse management. The findings indicate that Pengendalian Visual enhances visual clarity, accelerates picking processes, and reduces searching time. This review also identifies research gaps related to the standardization of Pemborosan waktu measurement and the shitsukeability of 5S implementation.
Assessment and evaluation of an artificial intelligence-based deep learning curriculum Aam Hamdani; Amay Suherman; Bambang Darmawan; Enda Permana
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 2 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i2.95294

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) and the implementation of deep learning curricula in education have necessitated reforms to learning assessment and evaluation. This article examines the conceptual framework and assessment practices appropriate for AI-based deep learning curricula: how assessments can measure critical thinking, collaboration, knowledge transfer, and data literacy competencies; how AI-based platforms enable personalization, automated assessment, and learning analytics; and the ethical and validity challenges of using AI for evaluation. The method used is a systematic literature review and a comparative analysis of current practices in school and higher education contexts. The results indicate that AI-based assessments can improve learning effectiveness by providing real-time feedback and progress tracking; however, their success depends heavily on authentic task design, teacher readiness, infrastructure, and ethical/data security arrangements. Recommendations are provided for educational institutions to adopt a combination of authentic assessments (portfolios, projects, observations) and AI metrics, and to conduct regular algorithm audits to ensure the validity, reliability, and fairness of assessments.    Abstrak Perkembangan pesat di bidang Artificial Intelligence (AI) dan penerapan kurikulum pembelajaran mendalam (deep learning) dalam ranah pendidikan memunculkan kebutuhan untuk mereformasi asesmen dan evaluasi pembelajaran. Artikel ini mengkaji kerangka konseptual dan praktik asesmen yang sesuai untuk kurikulum deep-learning berbasis AI: bagaimana asesmen dapat mengukur kompetensi berpikir kritis, kolaborasi, transfer pengetahuan, dan literasi data; bagaimana platform berbasis AI memungkinkan personalisasi, penilaian otomatis, serta analitik pembelajaran; serta tantangan-etika dan validitas dalam penggunaan AI untuk evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dan analisis komparatif terhadap praktik terkini dalam konteks sekolah dan perguruan tinggi. Hasil menunjukkan bahwa asesmen berbasis AI dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menyediakan umpan balik real-time dan pelacakan kemajuan, namun keberhasilannya sangat bergantung pada desain tugas otentik, kesiapan guru, infrastruktur, dan pengaturan etika/keamanan data. Rekomendasi diberikan agar institusi pendidikan mengadopsi kombinasi penilaian otentik (portofolio, proyek, observasi) dengan metrik AI, serta melakukan audit algoritma secara berkala untuk memelihara validitas, reliabilitas, dan keadilan penilaian. Kata Kunci: asesmen otentik; evaluasi pembelajaran; kecerdasan buatan; kurikulum deep learning; personalisasi pembelajaran