Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CUSTOMS GOES TO SCHOOL: UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMP NEGERI 2 SAMARINDA TENTANG PERAN DAN FUNGSI BEA CUKAI Yunita Yunita; Finnah Fourqoniah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56794

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran dan fungsi Bea Cukai melalui program sosialisasi Customs Goes to School di SMP Negeri 2 Samarinda. Pemahaman mengenai peran Bea Cukai menjadi penting bagi generasi muda karena lembaga ini memiliki fungsi dalam mengawasi lalu lintas barang antarnegara serta melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 29 siswa sebagai peserta sosialisasi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket efektivitas komunikasi dan edukasi untuk menilai aspek materi sosialisasi, narasumber, serta pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa indeks efektivitas kegiatan sosialisasi mencapai 97,53 dengan kategori sangat baik, sedangkan indeks efektivitas narasumber mencapai 97,69 dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran dan fungsi Bea Cukai serta pentingnya pengawasan terhadap aktivitas perdagangan internasional. Oleh karena itu, program sosialisasi seperti Customs Goes to School dapat menjadi salah satu strategi edukatif dalam meningkatkan literasi kebijakan negara di kalangan pelajar.
CAP JEMPOL: Inovasi Pelayanan Publik Untuk Lansia di Desa Suka Damai Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara Yunita Yunita; Niken Nurmiyati; Iman Surya; Merina Afrilia; Imam Syahid
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1775

Abstract

Program CAP JEMPOL merupakan inovasi pelayanan publik yang diinisiasi oleh Puskesmas Badak Baru sebagai bentuk pelayanan jemput bola bagi lansia yang mengalami keterbatasan akses menuju posyandu akibat kondisi geografis, keterbatasan fisik, dan minimnya sarana transportasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak puskesmas, pemerintah desa, kader posyandu, ketua RT, keluarga lansia, dan lansia penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan program CAP JEMPOL telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan asas pelayanan publik dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, khususnya pada aspek fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan, partisipatif, persamaan perlakuan, akuntabilitas, ketepatan waktu, serta kecepatan, kemudahan, dan keterjangkauan pelayanan. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi lansia dalam kegiatan posyandu dan mempermudah akses layanan kesehatan secara rutin. Faktor pendukung program meliputi dukungan pemerintah desa, keterlibatan kader posyandu, kerja sama lintas sektor, serta partisipasi masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana transportasi, kondisi geografis desa, cuaca, serta keterbatasan sumber daya manusia kader. Dengan demikian, CAP JEMPOL menjadi inovasi pelayanan publik berbasis masyarakat yang mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi lansia sebagai kelompok rentan sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan.