Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESTOCKING 2.000 EKOR IKAN BADUT KOLABORASI BPBL LOMBOK DAN KKN-KKB SEKOTONG BARAT Bagus Dwi Hari Setyono; Dwi Aprilianingsih; Weni Rahmawati; Winggi Anggita; Sima Lafina Ziqri; Gina Maulina; Damai Diniariwisan; Muhammad Sumsanto; Rangga Idris Affandi; Thoy Batun Citra Rahmadani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57531

Abstract

Ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan mangrove berperan penting dalam menopang keanekaragaman biota laut, termasuk ikan hias bernilai ekonomi seperti ikan badut. Tingginya permintaan pasar terhadap ikan badut berpotensi meningkatkan eksploitasi dari alam, sehingga diperlukan upaya pengelolaan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah restocking menggunakan ikan hasil budidaya yang dipadukan dengan edukasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melaporkan restocking sekitar 2.000 ekor ikan badut hasil budidaya Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok di Pantai Elak-Elak, Sekotong Barat, Lombok Barat pada 24 Oktober 2025. Program ini melibatkan mahasiswa PKL (Praktik Kerja Lapang) dan KKN-KKB (Kuliah Kerja Nyata-Kegiatan Kampus Berdampak) Universitas Mataram, masyarakat lokal, dan siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan mencakup budidaya ikan, survei lokasi, proses pengemasan beroksigen, serta penebaran secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan penebaran ikan ukuran 5–7 cm dengan teknik pengemasan sekitar 10 liter per kantong berisi 50–70 ekor, serta terlaksananya kegiatan edukatif dan partisipatif. Namun, tidak tersedia data monitoring pascapenebaran maupun evaluasi terstruktur, sehingga dampak ekologis belum dapat diukur secara pasti. Kegiatan ini berpotensi mendukung konservasi ikan badut dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem terumbu karang.
Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah Pesisir melalui Aksi Bersih Pantai di Pantai Labuan Petung, Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat Muhammad Marzuki; Bagus Dwi Hari Setyono; Dwi Aprilianingsih; Weni Rahmawati; Winggi Anggita; Sima Lafina Ziqri; Gina Maulina; Sahrul Alim; Awan Dermawan; Rizky Regina Kawirian
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.15013

Abstract

This community service article describes the implementation of a beach clean-up program and examines its contribution to strengthening awareness of coastal waste management at Labuan Petung Beach, Sekotong Barat Village, West Lombok Regency. The activity was conducted on 21 September 2025 using a participatory approach consisting of a preliminary site survey, identification of priority cleaning areas, implementation of the clean-up action, observation of dominant waste types, and a brief collective reflection with participants. The results showed that the collected waste was dominated by single-use plastics, particularly plastic bags, beverage bottles, and styrofoam that had accumulated in the intertidal zone. The active involvement of students, community leaders, and local residents indicates that the activity functioned not only as an environmental clean-up intervention but also as an educational medium for strengthening community concern for coastal waste management. Therefore, beach clean-up activities can be positioned as an important entry point for fostering participation and supporting more sustainable coastal environmental management.