Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PKM PENGOLAHAN SAMPAH SISTEM TAKAKURA DI SMA NASIONAL MAKASSAR Muhlis Muhlis; Abdi Wahid Kurniawan; Diyahwati Diyahwati; Hartini Ramli; Jusran Jusran
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59375

Abstract

Pengomposan merupakan salah satu metode pengolahan limbah organik yang bertujuan untuk mengurangi dan mengubah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa dalam pembuatan pupuk kompos sebagai hasil pengolahan sampah organik dengan teknologi pengomposan sistem takakura. Melakukan sosialisasi dengan melakukan FGD (Focus Group Discussion) dengan Mitra dan Aparat terkait dalam hal ini kepala sekolah. Sosialisasi ini untuk mengambarkan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan terkait materi pendampingan yaitu pengolahan Limbah organik dengan menggunakan teknologi pengomposan metode Takakura untuk pemenuhan bahan organik (pupuk Kompos) yang dibutuhkan oleh santri untuk tanaman hias, mensosialisasi manfaat pupuk kompos yang dihasilkan dari limbah organik serta keunggulan-keuangulan lainnya dari teknik pengolahan sampah dengan pengomposan metode Takakura. Metode ini dipilih karena merupakan metode yang paling mudah untuk dipraktekkan dalam pengolahan sampah organik. Selain itu pula menyangkut kondisi di sekitar lingkungan SMA Nasional yang memiliki sampah organik yang lumayan.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Sawit Melalui Penerapan Sensor Peringatan Dini Hama Ulat Api di Luwu Utara Ayla Ainayyah M; Winda Kamal; Nurul Muchlisah Zainuddin; Abdi Wahid Kurniawan
GIAT Teknologi untuk Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v5i1.14377

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun produktivitasnya masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah serangan hama ulat api. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok tani adalah keterlambatan dalam mendeteksi serangan hama akibat sistem monitoring yang masih bersifat konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui penerapan teknologi sensor deteksi pergerakan sebagai sistem peringatan dini terhadap serangan hama ulat api di Kabupaten Luwu Utara. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, serta evaluasi secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan sensor mampu membantu petani dalam mendeteksi aktivitas hama secara lebih cepat dan akurat, sehingga tindakan pengendalian dapat dilakukan secara lebih efektif. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan teknologi sederhana di bidang pertanian. Penerapan sistem ini juga mendorong perubahan pola pengendalian hama dari yang bersifat reaktif menjadi lebih preventif. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong transformasi menuju sistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Petani Kakao Masamba melalui Implementasi Smart Supply Chain Management Berbasis Teknologi Generative AI Winda Kamal; Ayla Ainayyah M; Nurul Muchlisah Zainuddin; Abdi Wahid Kurniawan
GIAT Teknologi untuk Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas kakao (Theobroma Cacao L.) merupakan salah satu andalan ekspor perkebunan Indonesia yang memegang peranan strategis dalam perekonomian nasional, termasuk di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Masamba sebagai ibukota kabupaten memiliki potensi besar dalam pengembangan kakao, namun petani setempat masih menghadapi berbagai risiko operasional dan ketidakpastian tata niaga yang menghambat optimalisasi nilai tambah komoditas ini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan petani kakao di Masamba, Kabupaten Luwu Utara melalui pelatihan Smart Supply Chain Management (SSCM) yang mengintegrasikan teknologi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mengetahui informasi sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahap: (1) identifikasi dan analisis masalah bersama mitra; (2) analisis kebutuhan petani; (3) penyusunan modul pelatihan; (4) pelaksanaan pelatihan dan pendampingan; serta (5) monitoring dan evaluasi. Target luaran meliputi peningkatan kapasitas petani dalam manajemen rantai pasok, adopsi teknologi AI berupa Google Gemini/Chat GPT untuk pemantauan harga dan cuaca real-time, serta terbentuknya jaringan distribusi yang lebih efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta pelatihan mampu mengoperasikan chatbot AI secara mandiri untuk mengakses informasi harga pasar dan prakiraan cuaca. Program ini berhasil memutus asimetri informasi, meningkatkan posisi tawar petani, dan memberikan kontribusi nyata pada optimalisasi nilai tambah kakao di Kabupaten Luwu Utara.