Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Perhutanan Sosial pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Kabupaten Gorontalo Mohamad Ikbal Riski A. Danial; Muhlis; Reski Praja Putra; Hartini Ramli; Ika Wahyuni Rusti Annisa
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (Juni 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i2.576

Abstract

Pengelolaan Hutan sampai dengan sekarang masih menjadi isu permasalahan pemerintah, berbagai program telah dilakukan untuk bagaimana cara pengelolaan dan pemanfaatan hutan secara lestari. Pengelolaan Kawasan hutan tidak bisa berjalan hanya dengan adanya Pemerintah, butuh masyarakat yang hidup di sekitar hutan untuk memanfaatkan hutan secara bijaksana dalam artian pemanfaatan secara berkelanjutan. Maksud dan tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani hutan tentang perhutanan sosial. Metode yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD). Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat, bahwa kelompok tani hutan (KTH) telah melaksanakan pengelolaan Kawasan dengan sistem perhutanan sosial. Dalam pemanfaatan kawasan hutan diharapakan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya kelompok tani hutan yang hidup berdampingan dengan Kawasan hutan. Kelompok tani hutan dapat memanfaatkan kawasan hutan dengan mempertimbangkan kelestarian serta keberlanjutan lingkungan.
Pengaruh Pengaruh Lama Perendaman Kapur Sirih (Ca(OH)2) Terhadap Kualitas Manisan Kering Tomat Andi Arnita; Nur Rahmah; Muhlis
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v12i1.11280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman kapur sirih )  terhadap mutu organoleptik (warna, aroma, tesktur, rasa) dan mutu kimia (kadar air dan kadar vitamin C) manisan kering tomat. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan lama perendaman, yaitu 0 jam (kontrol), 2 jam, 5 jam, dan 7 jam dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Paramater yang diamati meliputi mutu organoleptik yang dianalisis menggunakan skala hedonik, serta mutu kimia berupa kadar air yang dianalisis menggunakan metode oven dan kadar vitamin C yang dianalisis menggunakan metode titrasi iodometri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Sidik Ragam (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%.  Jika terdapat perbedaan yang signifikan, analisis dilanjutkan dengan uji Duncan menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman kapur sirih memberikan pengaruh signifikan terhadap tekstur dan rasa manisan, namun tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap warna dan aroma manisan kering tomat. Perlakuan 7 jam menghasilkan tesktur dan rasa yang paling disukai panelis. Dari segi mutu kimia, kadar air cenderung menurun seiring lamanya waktu perendaman dan memberikan pengaruh signifikan antar perlakuan dengan kadar air terendah pada perendaman 7 jam. Sementara itu, kadar vitamin C tidak menunjukkan perbedaaan signifikan antar perlakuan.
Analysis of Determinants of Interest in Continuing Higher Education among Female Students at SMKN 2 Pangkep Regency, South Sulawesi A. Nur Maida; Hamidah Suryani; Muhlis
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4887

Abstract

Vocational high school education plays an important role in equipping female students with vocational skills. This study is a quantitative study with an inferential approach that aims to analyze the determinants that influence the interest in continuing higher education among female students at SMKN 2 Pangkep Regency, South Sulawesi, by taking a random sample with a population of 100 female students majoring in Fashion Design and a sample of 42 female vocational school students. Data collection methods included observation, interviews, and questionnaires. Data analysis used multiple linear regression statistics to test the significance of the influence of each variable. The results of the study show that the interest of SMKN 2 Pangkep Regency students in continuing higher education is simultaneously influenced by intrinsic and extrinsic factors. Intrinsic factors contributed 71.8%, which included learning motivation, self-efficacy, academic interest, desire to achieve, and future orientation, indicating a fairly strong internal drive but not yet fully stable because it was still influenced by individual psychological conditions. Meanwhile, extrinsic factors have a more dominant influence with a contribution of 74.2%, which includes family support (78%), the role of teachers (75%), the school environment (73%), the influence of peers (72%), and access to educational information (73%). These findings indicate that students' interest in pursuing higher education is not only determined by personal awareness but is also greatly influenced by social and educational support. Thus, increasing interest in higher education among vocational high school students requires a collaborative strategy through strengthening internal motivation and external support from families, schools, and adequate access to educational information.