Rikha Destya Rahmadanti
Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam antara Tradisi, Modernitas dan Spiritualitas Iyad Suryadi; Rikha Destya Rahmadanti; Rizki Akbar Mubaroq Azhar
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7417

Abstract

Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi telah membawa perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Kondisi tersebut menuntut adanya pembaruan paradigma pendidikan yang mampu mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep rekonstruksi Pendidikan Agama Islam, menganalisis peran tradisi, modernitas, dan spiritualitas dalam pendidikan Islam, serta merumuskan model rekonstruksi yang sesuai dengan tantangan pendidikan masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik, kemudian dianalisis melalui teknik analisis isi secara sistematis dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pendidikan Islam yang tercermin dalam turats, pesantren, dan nilai adab masih memiliki peran penting sebagai dasar pembentukan identitas pendidikan Islam. Di sisi lain, modernitas membuka peluang bagi pengembangan pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi, inovasi metode, dan penguatan kompetensi peserta didik. Sementara itu, spiritualitas menjadi unsur yang tidak dapat dipisahkan karena berfungsi membentuk karakter, akhlak, dan kesadaran religius. Kajian ini menghasilkan model rekonstruksi Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan tradisi, modernitas, dan spiritualitas sebagai satu kesatuan yang saling mendukung dalam mewujudkan pendidikan Islam yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan manusia yang berilmu serta berakhlak mulia.
TRANSFORMASI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI ERA GLOBALISASI Ahmad Khori; Rikha Destya Rahmadanti; Rizki Akbar Mubaroq Azhar; Rosmayati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14058

Abstract

This study aims to analyze the transformation of the Islamic education curriculum in the era of globalization by highlighting the dynamics between adaptation and assimilation of Islamic values. Globalization, characterized by technological developments, information flows, and cross-cultural interactions, demands that Islamic education adapt without losing its identity. This study uses a qualitative approach with library research through analysis of various relevant scientific literature. The results indicate that the transformation of the Islamic education curriculum is influenced by internal factors such as limited human resources and weak integration of Islamic values, as well as external factors such as globalization, digitalization, and the demands of the global job market. The impact of the transformation is seen in changes in students' mindsets, challenges in national curriculum integration, and opportunities for the internationalization of Islamic education. This study proposes the Integrative-Adaptive Islamic Curriculum (IAIC) model as a strategic solution that integrates Islamic values ​​with global competencies in a balanced manner. This model is expected to maintain the identity of Islamic education while increasing global competitiveness. Keywords: Curriculum Transformation, Islamic Education, Globalization, Adaptation, Assimilation.