Wulan Setyaningrum
Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekontruksi Epistemologi Pendidikan Agama Islam dalam Konteks Perkembangan Ilmu Pengetahuan Iskandar Mirza; Wulan Setyaningrum; Rosmayati
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji epistemologi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan merumuskan langkah-langkah rekonstruksinya dalam menjawab tantangan era modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan disrupsi informasi. PAI saat ini menghadapi tantangan fundamental berupa dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang berdampak pada fragmentasi pengetahuan serta ketidaksiapan peserta didik dalam menghadapi realitas kehidupan yang kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) karena fokus kajian terletak pada analisis rekonstruksi epistemologi PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi epistemologi PAI harus diarahkan pada paradigma integratif-interkonektif yang menghapus pemisahan antara aspek spiritual dan intelektual. Rekonstruksi ini dilakukan dengan mensinergikan tiga pilar utama sumber pengetahuan, yaitu wahyu (bayani), akal (burhani), dan pengalaman empiris atau intuisi spiritual (irfani). Integrasi ini memungkinkan PAI untuk tetap relevan dalam perkembangan dan teknologi tanpa kehilangan identitas moral dan etika dasarnya. Dengan landasan epistemologis yang utuh, PAI diharapkan mampu melahirkan generasi Muslim yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan spiritual, intelektual, sosial, dan teknologi guna membangun peradaban global yang berkeadaban.
DESAIN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS TEKNOLOGI (STRATEGI INTEGRASI NILAI MORAL DAN KOMPETENSI) Hoerul Umam; Wulan Setyaningrum; Siti Fathonah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15104

Abstract

Islamic education in the contemporary era faces significant challenges in aligning religious traditions with the rapid development of digital technology. This study aims to analyze the design of an Islamic education curriculum that integrates moral values ​​with technological competencies to shape a superior generation. The research method used is a qualitative approach with library research, where data is collected from various scientific literature related to digital transformation in Islamic educational institutions. The results show that effective curriculum integration must encompass three main aspects: 1) a pedagogical aspect that emphasizes the internalization of the values ​​of honesty, responsibility, and cooperation in digital activities; 2) a content aspect that aligns the teachings of the Qur'an and Hadith with the needs of 21st-century skills; and 3) a technological aspect through the use of online learning platforms, the digitization of teaching materials, and the use of interactive media. Curriculum strengthening strategies are implemented through increasing the digital capacity of educators, the use of adaptive technology for personalized learning, and a project-based assessment system. This study concludes that the synergy between technological competency and Islamic ethical foundations is the main key