Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Pertumbuhan dan Tingkat Kematangan Gonad Ikan Seluang (Rasbora dusonensis) di Perairan Sungai Batanghari Provinsi Jambi Lauura Hermala Yunita; Febrina Rolin; Yoppie Wulanda; Yusyam Leni; Rizky Janatul Magwa
Juvenil Vol 7, No 2: Mei (2026)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v7i2.34114

Abstract

Ikan seluang (Rasbora dusonensis) merupakan salah satu spesies ikan air tawar yang umum dijumpai di perairan sungai Sumatera dan memiliki nilai ekologis serta ekonomis bagi masyarakat lokal. Namun, tekanan penangkapan yang terus meningkat memerlukan data ilmiah yang memadai sebagai dasar pengelolaan sumber daya ikan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi panjang, pola pertumbuhan, dan tingkat kematangan gonad (TKG) ikan seluang (Rasbora dusonensis) di perairan Sungai Batanghari, khususnya di Desa Muaro Pijoan, Provinsi Jambi. Pengambilan sampel ikan dilakukan pada bulan September menggunakan alat tangkap bubu dan jaring insang berukuran 1,5–2 inci. Setiap ikan yang tertangkap diukur panjang total dan bobot tubuhnya, serta dilakukan pemeriksaan gonad untuk penentuan tingkat kematangan gonad. Distribusi panjang dianalisis menggunakan metode selang kelas, sedangkan pola pertumbuhan dianalisis melalui hubungan panjang–bobot. Penentuan tingkat kematangan gonad dilakukan secara morfologis berdasarkan kriteria literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi panjang ikan didominasi oleh ukuran kecil hingga sedang dengan pola pertumbuhan bersifat alometrik. Sebagian besar individu berada pada tingkat kematangan gonad awal, yang mengindikasikan bahwa ikan yang tertangkap belum sepenuhnya memasuki fase reproduktif. Temuan ini memberikan informasi penting sebagai dasar pengelolaan perikanan sungai yang berkelanjutan di wilayah Sungai Batanghari.
Sustainable Yield of Threadfin Bream (Nemipterus sp.) Landed at Belawan Ocean Fishing Port, North Sumatra Oktavia Sihombing; Septy Heltria; Nelwida Nelwida; Lisna Lisna; Fauzan Ramadan; Yusyam Leni
Juvenil Vol 7, No 3: Agustus (2026)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v7i3.34322

Abstract

Threadfin bream is a demersal fishery commodity landed at Belawan Ocean Fishing Port (PPS Belawan) and requires sustainable management due to fluctuations in fishing intensity. This study aimed to analyze the maximum sustainable yield, total allowable catch, utilization rate, and fishing effort rate of threadfin bream landed at PPS Belawan. The study was conducted from January 12 to 31, 2026, using secondary data on production and fishing effort from 2021 to 2025. The analysis included fishing gear standardization using the Fishing Power Index (FPI), Catch Per Unit Effort (CPUE) calculation, and maximum sustainable yield estimation using the Schaefer and Fox models. The results showed that bagged fish trawl (Jaring Hela Ikan Berkantong/JHIB) was selected as the standard fishing gear because it had the highest productivity. The Schaefer model estimated an MSY of 4,941.22 tons/year with an Fopt of 1,011.99 trips/year, while the Fox model estimated an MSY of 2,536.73 tons/year with an Fopt of 698.12 trips/year. The utilization rate ranged from 15% to 43%, with an average of 26%, indicating no production-based overfishing. However, fishing effort in 2024 and 2025 exceeded Fopt; therefore, fishing effort control is necessary.