Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Dalam Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Meningkatkan Karakter Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Palembang Muhamad Fauzi; Nadilla Qorinah Azzahrah; Bagas Saputra; Muhammad Ali Ar-Rasidik
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6500

Abstract

Pendidikan pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter peserta didik. Namun, pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada pencapaian akademik sehingga penguatan nilai karakter belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis peran guru dalam meningkatkan karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan KBC mampu menciptakan suasana belajar yang lebih humanis, meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara guru dan siswa. Guru berperan sebagai teladan sekaligus fasilitator dalam menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan spiritual melalui pembiasaan positif di lingkungan sekolah. Meskipun demikian, implementasi KBC masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman guru, minimnya bahan ajar berbasis KBC, dan kurangnya pelatihan pendukung. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan berupa pelatihan, penyediaan sumber belajar, dan penguatan kebijakan agar penerapan KBC dapat berjalan secara optimal dalam membentuk karakter peserta didik.Pendidikan pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter peserta didik. Namun, pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada pencapaian akademik sehingga penguatan nilai karakter belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis peran guru dalam meningkatkan karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan KBC mampu menciptakan suasana belajar yang lebih humanis, meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara guru dan siswa. Guru berperan sebagai teladan sekaligus fasilitator dalam menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan spiritual melalui pembiasaan positif di lingkungan sekolah. Meskipun demikian, implementasi KBC masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman guru, minimnya bahan ajar berbasis KBC, dan kurangnya pelatihan pendukung. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan berupa pelatihan, penyediaan sumber belajar, dan penguatan kebijakan agar penerapan KBC dapat berjalan secara optimal dalam membentuk karakter peserta didik.
Jenis Jenis Media Pembelajaran dan Peranannya dalam Meningkatkan Hasil (Belajar Kognitif) Mahasiswa Uin Raden Fatah Palembang Sri Maryati; Bagas Saputra; Agnes Tiara; Revalina Septika; Hana Nuryoja Juniasti; Anisa Rahma Utami; M Abdul Mutholib; Lutfiatul Nahdia Mataul Hayat; Muhammad Ali Ar-rasidik
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2470

Abstract

Studi ini bertujuan untuk secara komprehensif meneliti klasifikasi berbagai jenis media pembelajaran, karakteristiknya, dan fungsinya dalam konteks pembelajaran. Media pembelajaran merupakan elemen penting yang menghubungkan penyampaian informasi dari pendidik kepada siswa. Studi ini mengklasifikasikan media berdasarkan aspek-aspek seperti bentuk fisik, teknologi pendukung, dan metode penyajian, termasuk media visual, audio, audiovisual, dan digital. Lebih lanjut, jenis media dieksplorasi berdasarkan penerapannya dalam pembelajaran tradisional dan modern. Karakteristik media disoroti, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang unik, seperti kemampuan untuk merangsang indra, tingkat interaktivitas, dan tahap awal. Pemahaman ini sangat penting untuk menyesuaikan pemilihan media dengan tujuan pembelajaran, materi pelajaran, dan karakteristik siswa. Selain itu, studi ini membahas peran media dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, seperti menjelaskan konsep dengan lebih jelas, memotivasi siswa, dan memberikan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna. Temuan studi menunjukkan bahwa penggunaan media yang tepat dan terstruktur dapat secara substansial meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, pendidik perlu mengembangkan keterampilan dalam memilih, mengelola, dan mengoptimalkan media untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien.