p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Illea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kebijakan Gizi Sekolah sebagai Solusi Peningkatan Kesehatan Anak: Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 2 Pinrang Ayu Sri Wiyanti; Wisye Riska Leleallo Sura'
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4709

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan makan bergizi gratis dalam meningkatkan status gizi anak sekolah di SMP Negeri 2 Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen quasi, yang melibatkan 100 siswa sebagai sampel yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui pengukuran status gizi menggunakan indikator IMT/U (Indeks Massa Tubuh menurut Usia) dan pengamatan konsumsi makanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam status gizi siswa setelah implementasi kebijakan makan bergizi gratis, dengan rata-rata peningkatan IMT/U sebesar 0.6 kg/m². Selain itu, terdapat perubahan pola makan yang lebih sehat dan teratur pada sebagian besar siswa. Kebijakan makan bergizi gratis terbukti efektif dalam meningkatkan status gizi anak-anak sekolah di SMP Negeri 2 Pinrang, dan dapat menjadi model untuk kebijakan serupa di sekolah-sekolah lain di daerah tersebut.
ANALISIS TARIF BIAYA SATUAN PADA RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI MALUKU Muhammad Al Fajrin; Sudirman Sudirman; Ayu Sri Wiyanti
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4769

Abstract

Calculations to determine the amount of hospital rates based on unit cost components are the result of calculating the total cost of each activity incurred by the hospital, which is then divided by the number of outputs in each cost center. The purpose of this study is to determine rates based on unit costs and compare them with the applicable inpatient rates at the Special Hospital of Maluku Province. The type of research used is quantitative research using a descriptive survey method. The population in this study is all financial transactions that occurred at the Special Hospital of Maluku Province in 2019. The sample is all financial transactions related to fixed costs, variable operational costs, and fixed operational costs incurred at the inpatient installation of the Special Hospital of Maluku Province in 2019. The results of the study show that the rates based on unit costs obtained for VIP class inpatient rooms are Rp. 497,732, - class 1 inpatient rooms are Rp. 260,571, -, class 2 inpatient rooms are Rp. 186,675, - and class 3 inpatient rooms are Rp. 138,093. The unit cost rate is higher than the applicable hospital rate. Therefore, hospitals need to consider calculating costs based on unit costs and assessing the community's ability and willingness to pay to improve equity across treatment classes based on reasonable rates
Konseling Suportif dan Perubahan Stres yang Dirasakan pada Ibu dengan Kehamilan Risiko Tinggi: Studi Pretest–Posttest Nurfaidah; Ade Irma; Ayu Sri Wiyanti; Anuthfa Amri; Asbudi; Hardianti Rahman
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol. 2 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i2.5582

Abstract

Kehamilan risiko tinggi dapat meningkatkan tekanan psikologis akibat kekhawatiran terhadap kondisi ibu, perkembangan janin, komplikasi kehamilan, dan proses persalinan. Konseling suportif berpotensi membantu ibu mengekspresikan kekhawatiran, memperoleh informasi yang tepat, dan mengembangkan strategi koping yang lebih adaptif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan tingkat stres yang dirasakan pada ibu dengan kehamilan risiko tinggi sebelum dan setelah pemberian konseling suportif. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental satu kelompok sebelum–sesudah tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 50 ibu dengan kehamilan risiko tinggi di Desa Taccorong, Kabupaten Bulukumba, dipilih melalui purposive sampling. Peserta memperoleh empat sesi konseling suportif individual selama empat minggu, dengan durasi 45–60 menit per sesi. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 sebelum dan setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test dengan taraf signifikansi .05. Sebelum intervensi, 3 peserta (6%) mengalami stres ringan, 36 peserta (72%) mengalami stres sedang, dan 11 peserta (22%) mengalami stres berat. Setelah intervensi, jumlah peserta dengan stres ringan meningkat menjadi 42 orang (84%), stres sedang menurun menjadi 8 orang (16%), dan tidak terdapat peserta dengan stres berat. Median skor PSS-10 menurun dari 23,0 (IQR 20,0–26,0) menjadi 10,0 (IQR 8,0–13,0), dengan median perubahan sebesar −12,0 poin (95% CI −14,0 hingga −10,0). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z=-6,197), p<.001), dengan ukuran efek besar (r=0,88). Kesimpulan: Tingkat stres yang dirasakan menurun secara bermakna setelah pemberian konseling suportif. Konseling suportif berpotensi menjadi intervensi pendamping dalam pelayanan antenatal bagi ibu dengan kehamilan risiko tinggi. Namun, karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, penelitian terkontrol diperlukan untuk mengonfirmasi hubungan kausal dan keberlanjutan efek intervensi.