Rychan Islah Ramadhan
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Epistemologi Ilmu Perspektif Islam Dalam Observasi (Burhani), Eksperimen (Ijbari) dan Rasional (Jadal) Rychan Islah Ramadhan; Siti Dhafa Shofiatul Atcqia; Maftuh Ajmain
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i5.2022

Abstract

Epistemologi ilmu dalam perspektif Islam mengintegrasikan tiga metode utama: observasi (burhānī), eksperimen (ijbārī), dan rasional-dialektis (jadalī). Berbeda dengan epistemologi modern yang cenderung memisahkan rasionalitas, empiris, dan spiritualitas, Islam memadukan wahyu, akal, dan pengalaman empiris dalam kerangka tauhid. Metode burhānī menekankan observasi sistematis dan argumentasi demonstratif untuk menghasilkan kepastian rasional. Metode ijbārī mengakui eksperimen terkontrol sebagai sarana verifikasi empiris terhadap hukum sebab-akibat alam. Metode jadalī berfungsi sebagai instrumen dialektika dalam diskursus teologis dan intelektual. Kajian ini menggunakan analisis deskriptif terhadap kitab-kitab klasik dan kontemporer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ketiga metode tersebut saling melengkapi dan membentuk fondasi epistemologis yang integratif, sistematis, dan relevan bagi pengembangan ilmu pengetahuan modern. Revitalisasi paradigma ini penting untuk mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum serta menjawab tantangan global seperti krisis moral dan perkembangan teknologi.
Pengertian dan Sumber Ajaran Islam Berdasarkan Kajian Metodologi Studi Islam Rychan Islah Ramadhan; Ziana Farihatul Walida; Maftuh Ajmain
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Juni 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i6.387

Abstract

This study aims to comprehensively understand the definition of the sources of Islamic teachings, explain the meaning of the Qur'an along with its contents and basic legal components, understand the meaning of Hadith/Sunnah along with its functions and types as the second source of Islamic law, as well as understand the meaning of ijtihad, its types, and its function in answering the problems of the ummah. The method used is library research with a descriptive-analytical approach to literature related to ushul fiqh and sources of Islamic law. The results show that the sources of Islamic teachings are divided into primary sources (Qur'an and Hadith) and secondary sources (ijtihad). The Qur'an contains teachings on monotheism (tauhid), worship, promise and threat, stories of past nations, news of the afterlife, as well as principles of knowledge. Hadith functions as a strengthener, explainer, specifier, and establisher of laws not found in the Qur'an. Ijtihad includes ijma', qiyas, istihsan, mashalih murshalah, saddu dzariah, istishab, and 'urf. A correct understanding of the sources of Islamic teachings is very important so that Islamic teachings can be practiced properly in daily life.