Suraijiah
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTEGRASI MANAJEMEN MODERN DAN NILAI-NILAI HADITS: SINTESIS PRINSIP KONTEMPORER DAN PARADIGMA MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM YANG KONTEKSTUAL Ardian; Muhammad Abdillah; Fahmi; Suraijiah; Rusdiana
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i5.2051

Abstract

Praktik manajemen modern saat ini berkembang pesat namun cenderung sekuler karena berorientasi pada efisiensi dan target kuantitatif semata, sehingga memicu krisis moral serta dilema tata kelola pada lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sintesis konseptual antara prinsip manajemen kontemporer, seperti Total Quality Management (TQM) dan Lean Management, dengan nilai-nilai profetik dalam hadis, sekaligus merumuskan strategi penguatannya agar menjadi budaya kerja yang berkelanjutan di lembaga formal. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan untuk mensintesis teori manajerial Barat dengan teks-teks hadis secara dialektis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep continuous improvement dalam TQM selaras dengan nilai ihsan dan itqan (profesionalisme), sedangkan prinsip efisiensi dalam Lean Management sejalan dengan larangan israf (pemborosan). Implementasi praktisnya membentuk manajemen berbasis tauhid dengan fungsi perencanaan berdimensi niyyah, pengorganisasian berbasis meritokrasi ('adl), kepemimpinan yang melayani (servant leadership), serta manajemen aset yang transparan guna memitigasi gharar. Strategi keberlanjutan paradigma ini memerlukan internalisasi melalui keteladanan (uswah hasanah), penyusunan Key Performance Indicator (KPI) berbasis keberkahan, dan pemanfaatan teknologi digital yang beretika menggunakan prinsip tabayyun. Kesimpulannya, integrasi ini merupakan keniscayaan epistemologis yang menggeser tata kelola mekanistik menjadi humanistik-transendental, sehingga lembaga pendidikan Islam mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas moral dan spiritualnya.
KEDUDUKAN DAN PERAN MASYARAKAT SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM (DASAR SOSIOLOGIS) Rima Damayanti; Tarwilah; Suraijiah
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 6 (2023): November: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i6.890

Abstract

Abstrak. Kedudukan dan peran masyarakat sebagai landasan penting dalam pendidikan Islam dari perspektif sosiologis, dengan menggunakan pendekatan kualitatif penelitian ini mendalami pada faktor-faktor yang membentuk serta memengaruhi peran masyarakat dalam konteks pendidikan agama. Melalui analisis terhadap literatur, penelitian ini mengidentifikasi peran masyarakat dalam pembentukan norma, nilai, dan tradisi yang menjadi pijakan utama dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima tetapi juga pengaruh utama dalam membentuk arah dan subtansi pendidikan Islam. Peran keluarga, lembaga sosial dan struktur komunitas secara kolektif membentuk identitas keagaman serta nilai-nilai yang ditransmisikan dalam konteks modern. Hasil penelitian ini memberikan wawansan yang mendalam tentang hubungan dinamis antara masyarakat dan pendidikan islam dari perspektif sosiologis. Penelitian ini dapat mengarahkan pada pengembangan strategi yang lebi efektif dalam memanfaatkan peran masyarakat sebagai pondasi yang kuat untuk meningkatkan mutu pendidikan agama.
Desain Model Kurikulum Pendidikan Agama Islam Umi Kalsum; Suraijiah; Mila Hasanah
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2024): Mei Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v3i3.1083

Abstract

Model desain adalah kerangka kerja yang digunakan untuk menciptakan dan mengembangkan sesuatu dengan tujuan mencapai hasil yang diharapkan. Dalam konteks pendidikan, kurikulum memegang peran yang sangat penting. Secara khusus, kurikulum mencakup semua kegiatan dan pengalaman yang berpotensi memperkaya isi dan materi pembelajaran yang disusun secara alamiah, baik di dalam maupun di luar kelas. Semua komponen pembelajaran ini difokuskan pada pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Dalam konteks Pendidikan Islam, tujuannya bersifat komprehensif, meliputi aspek dunia dan ukhrawi. Pendidikan ini bertujuan membentuk individu Muslim yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga aspek spiritual dan moral yang bertujuan membentuk karakter yang utuh dan berintegritas.
Mengintegrasikan Nilai-Nilai Islami dalam Pendidikan Modern: Kajian Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Adi Maryadi; Suraijiah; Mila hasanah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2024): Januari - Juni : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i1.51

Abstract

Senior High School (SMA) Darul Hijrah Putri Martapura has adopted the Islamic Religious Education (PAI) curriculum. This implementation aligns with the government's vision of achieving national education standards through the integration of knowledge and character development for students. This research employed a qualitative method with a case study design to examine the implementation of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum in SMA Darul Hijrah Putri Martapura. Data collection methods included participant observation, in-depth interviews, documentation, and data analysis. The research found that SMA Darul Hijrah Putri Martapura's curriculum implementation is characterized by a strong alignment with the Islamic boarding school's vision and mission, as well as the overarching objectives set by the government. The school's curriculum goes beyond the standard curriculum, seamlessly integrating elements commonly found in both public schools and Islamic boarding schools. This integrated approach, aptly termed the "comprehensive curriculum," provides students with a holistic and enriching educational experience that extends beyond traditional academic boundaries. The Islamic boarding school's curriculum plays a complementary role, effectively reinforcing and integrating Islamic values within the overall learning system. This integration ensures that students receive a well-rounded education that nurtures both academic and spiritual growth.