Putri Agustina
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Instrumen Asesmen Gerak Lokomotor Anak Usia 4–5 Tahun Berbasis Validitas dan Reliabilitas Putri Agustina; Hamidatun Annafi’u Yurintama; Rini Agustiningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1769

Abstract

Gerak lokomotor merupakan bagian penting dari perkembangan motorik kasar anak usia dini yang perlu dinilai secara objektif. Namun, guru PAUD masih mengalami kesulitan dalam melakukan asesmen karena belum tersedia instrumen yang spesifik dan terstandar untuk anak usia 4–5 tahun. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen gerak lokomotor yang valid dan reliabel. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model RDR yang meliputi tahap penelitian awal, pengembangan, dan pengujian produk. Partisipan terdiri atas satu ahli perkembangan fisik motorik dan dua guru TK yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket validasi. Analisis menggunakan expert judgement, Percentage of Agreement, dan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan seluruh butir instrumen valid dengan koefisien 1,00 dan reliabel dengan koefisien 1,00. Instrumen yang dikembangkan layak digunakan sebagai acuan asesmen gerak lokomotor anak usia 4–5 tahun secara objektif dan sistematis. Novelty penelitian ini terletak pada pengembangan instrumen asesmen gerak lokomotor yang secara khusus dirancang untuk anak usia 4–5 tahun berdasarkan kebutuhan lapangan serta telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas.
Strategi Pembelajaran Berbasis Bukti untuk Mengembangkan Scientific Thinking pada Anak Usia Dini: Literature Review Nuzulia Rizkika Wahyudyanti; Putri Agustina; Nur Hayati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7673

Abstract

Scientific Thinking merupakan fondasi penting bagi perkembangan kognitif dan literasi sains anak usia dini, namun pembelajarannya di PAUD belum sepenuhnya berbasis kerangka perkembangan dan bukti empiris. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi konsep, komponen, tahapan, serta strategi pengembangan Scientific Thinking melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah narrative literature review terhadap artikel nasional dan internasional sepuluh tahun terakhir dari Google Scholar, ERIC, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa Scientific Thinking mencakup kemampuan mengamati, bertanya, menalar, menguji dugaan, dan mengomunikasikan temuan. Pembelajaran inkuiri, permainan sains, eksperimen sederhana, dan pendekatan STEAM efektif menstimulasi berpikir ilmiah anak. Disimpulkan bahwa pengembangan Scientific Thinking menuntut pembelajaran kontekstual dengan guru sebagai fasilitator aktif. Implikasinya, guru perlu merancang aktivitas eksploratif, lembaga PAUD menyediakan lingkungan kondusif, dan kebijakan kurikulum menguatkan pendekatan inkuiri sejak dini.