Asep Kurnia Jayadinata
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepercayaan Diri Anak Usia Dini dalam Keluarga Prasejahtera: Dampak Ekonomi terhadap Perkembangan Psikososial Anak Usia Dini Anita Puspita Julianti; Asep Kurnia Jayadinata; Nurdiansyah Nurdiansyah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri anak usia dini pada keluarga Pra-sejahtera serta menganalisis dampak status ekonomi keluarga terhadap perkembangan psikososial anak. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan di Desa Ciruluk, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang dengan melibatkan 5 anak usia dini dan 5 orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur dua tahap (validasi 14 indikator BPS dan eksplorasi pola pengasuhan) serta observasi perilaku anak berdasarkan empat indikator utama: interaksi dengan teman sebaya, interaksi dengan orang baru, penampilan di depan umum, dan sikap berpikir positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini dari keluarga pra-sejahtera memiliki kepercayaan diri yang rendah secara konsisten. Temuan mendalam mengungkapkan anak cenderung pasif dalam berinteraksi dengan teman sebaya, menunjukkan kecemasan tinggi dan menghindar saat bertemu orang baru, serta sangat rendah keberanian tampil di depan umum. Keterbatasan ekonomi menyebabkan orang tua mengalami tekanan finansial yang berdampak pada pola asuh kurang responsif dan minim stimulasi psikososial, sehingga menghambat keempat sumber kepercayaan diri menurut teori Albert Bandura. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kestabilan ekonomi keluarga merupakan faktor krusial yang memengaruhi perkembangan kepercayaan diri anak usia dini di pedesaan.
Analisis Dampak Pola Asuh Permisif terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini: Studi Kasus Cut Alyana Tsabita; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8389

Abstract

Pengasuhan permisif menjadi bentuk pengasuhan yang memberikan keleluasaan kepada anak dengan kontrol yang relatif minim, sehingga berpotensi memengaruhi perkembangan sosial-emosional. Penelitian bertujuan untuk mengkaji penerapan pengasuhan permisif serta dampaknya bagi perkembangan sosial-emosional anak melalui pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus pada satu keluarga yang memiliki anak usia lima tahun. Data dikumpulkan melalui observasi selama tujuh hari, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif serta diuji melalui triangulasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pola asuh permisif berdampak positif terhadap kepercayaan diri, empati, dan kemampuan interaksi sosial anak. Namun, ditemukan pula dampak negatif berupa rendahnya kemandirian, kesulitan dalam mengatur emosi, serta rendahnya kepatuhan terhadap aturan. Temuan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara kebebasan dan kontrol dalam bimbingan orang tua.