Suharti Suharti
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Media Loose Parts Berbasis Bahan Alam dalam Menstimulasi Kreativitas Anak Usia Dini Eka Putri Febriyanti; Suharti Suharti; Mallevi Agustin Ningrum; Dhian Gowinda Luh Safitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai pemanfaatan media loose parts berbahan alam dalam menstimulasi kreativitas anak usia dini di Taman Kanak-kanak. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposive yang melibatkan anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas bermain anak menggunakan bahan alam seperti batu, daun, ranting, dan biji-bijian. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media loose parts bahan alam memberikan ruang eksplorasi yang luas bagi anak untuk mengembangkan ide-ide imajinatif dan menghasilkan karya yang orisinal. Anak menunjukkan keluwesan dalam memanipulasi bahan alam menjadi berbagai bentuk baru yang mencerminkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif. Kontribusi penelitian ini memberikan gambaran bagi pendidik mengenai efektivitas media terbuka dalam mendukung kemerdekaan belajar dan kreativitas anak usia dini di lingkungan sekolah.
The Landscape of Early Numeracy Skills Research in Indonesia: A Systematic Literature Review Asa Rahmanda Hakiki; Suharti Suharti; Kartika Rinakit Adhe; Novi Anggraeni
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3654

Abstract

Literasi numerasi pada anak usia dini merupakan keterampilan dasar yang penting untuk mendukung perkembangan kognitif dan akademik anak. Namun, penelitian di Indonesia masih bersifat beragam dan belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, mengidentifikasi strategi yang diterapkan, serta mengkaji dampak intervensi literasi numerasi anak usia dini di Indonesia pada periode 2016–2025. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan kerangka PRISMA. Sebanyak 20 artikel dari jurnal nasional yang terbit pada tahun 2016–2025 dipilih dari database Google Scholar dan Dimensions berdasarkan kriteria inklusi, yaitu penelitian yang berfokus pada peningkatan literasi numerasi anak usia dini, dilakukan di Indonesia, dan tersedia dalam akses teks lengkap. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tren penelitian, pendekatan pembelajaran, dan hasil intervensi yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran dari pembelajaran berbasis keterampilan prosedural menuju pendekatan yang lebih terintegrasi, berbasis bermain, kontekstual, dan berorientasi pada konsep. Strategi yang dominan meliputi pembelajaran berbasis bermain, penggunaan media manipulatif dan konkret, serta aktivitas kontekstual yang secara konsisten menunjukkan dampak positif terhadap kemampuan numerasi, keterlibatan belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan perkembangan anak secara menyeluruh. Kesimpulannya, pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada anak terbukti efektif dalam mendukung perkembangan literasi numerasi anak usia dini di Indonesia..
Cultivating Integrity through Ethnopedagogy: The Implementation of Cublak Suweng Traditional Game in Early Childhood Education Salwa Rohmania Al Fakhri salwa; Suharti Suharti; Mallevi Agustin Ningrum; Dhian Gowinda Luh Safitri Gowinda
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8361

Abstract

Instilling integrity in early childhood is often hindered by cognitive limitations in understanding abstract concepts and psychological barriers such as the fear of negative consequences. This study aims to analyze the effectiveness of implementing ethnopedagogy through the traditional game Cublak Suweng in fostering honesty among children aged 5–6 years. Using a qualitative approach with a case study design, this research involved seven children in an Islamic-based kindergarten. Data were collected through participatory observation, interviews, and documentation across four intervention sessions. Data were analyzed using thematic analysis techniques, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the mechanics of the Cublak Suweng game successfully deconstruct children's emotional barriers by creating a safe space when making mistakes. Furthermore, democratic social interaction within the game encourages a transition in children's morality from the heteronomous phase toward autonomous consciousness. The study concludes that ethnopedagogy based on local wisdom is more effective than conventional lecture methods in internalizing honesty values spontaneously; therefore, early childhood educators are encouraged to integrate traditional games into character education curricula as a contextual and affective learning method.
Ethnomathematics in Culinary Practices: Getuk Pisang as Mathematical Learning Medium for Early Childhood Shelline Eviani Shirly; Suharti Suharti; Kartika Rinakit Adhe
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8383

Abstract

This qualitative ethnographic study explores ethnomathematics within the local culinary tradition of Getuk Pisang as a learning medium for children aged 4–7 in Kediri. The study involves five participants: two children aged 4, two aged 5, and one aged 7. All participants, except the 7-year-old child who assists their parents in selling, are enrolled in early childhood education (PAUD). The research is motivated by the limited integration between formal mathematics and children’s concrete cultural experiences. Data were collected through observations and interviews with parents and analyzed using the interactive model of Miles et al. The findings identify mathematical concepts embedded in Getuk Pisang, including geometry, non-standard measurement, number sense, and seriation. Children demonstrate an intuitive understanding of these concepts through contextual interaction. The study suggests that local culinary traditions can serve as effective learning media to reduce mathematics anxiety and enhance cognitive engagement.