Mallevi Agustin Ningrum
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PAUD Holistik Integratif Berdimensi Profil Pelajar Pancasila Mallevi Agustin Ningrum; Rachma Hasibuan; Mas'udah Mas'udah; Ruqoyyah Fitri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3730

Abstract

Pendidikan yang diberikan kepada anak usia dini perlu ditanamkan tentang nilai-nilai Pancasila mengingat kondisi saat ini banyak sekali terjadi perilaku amoral yang ditunjukkan oleh orang dewasa bahkan anak. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) berdimensi profil pelajar Pancasila menggunakan riset pengembangan. Pengembangan dalam penelitian ini menggunakan ADDIE meliputi Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate. Pengumpulan data menggunakan angket yang meliputi instrumen lembar validitas dan lembar kepraktisan. Analisis data menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian dapat dipaparkan bahwa buku panduan PAUD HI dinyatakan layak dari validator dan buku panduan PAUD HI dinyatakan praktis karena dapat digunakan oleh guru dalam menunjang proses pembelajaran di kelas dan pengembangan kegiatan sekolah.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar melalui Permainan Halang Rintang pada Anak Usia Dini Mallevi Agustin Ningrum; Lischa Dwi Christin Niya; Maziyatul Hamidah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4868

Abstract

Kemampuan motorik kasar merupakan salah kemampuan yang dikembangkan pada pendidikan anak usia dini. Perkembangan motorik kasar mempunyai proporsi yang sama pentingnya dengan perkembangan aspek lainnya sehingga pendidik harus siaga membantu mengembangkan dan melatih kemampuan motorik anak dilembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui permainan halang rintang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas Kemmis dan Mc Taggart sebagai metode penelitian untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, adapun tahap penelitian meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada dua siklus. Pada siklus pertama kegiatan bermain halang rintang dilakukan dengan cara bergiliran yaitu anak satu persatu mencoba permainan. Hasil dari siklus satu belum memenuhi target yang direncanakan, kemudian peneliti melanjutkan pada siklus ke dua, pada siklus ini permainan halang rintang dilaksanakan dengan model kompetisi yaitu peneliti membuat dua lintasan permainan karena anak bermain berpasangan. Hasil tindakan pada siklus dua menunjukkan peningkatan motorik kasar anak sesuai dengan target yang telah direncanakan.
Efektivitas Media Loose Parts Berbasis Bahan Alam dalam Menstimulasi Kreativitas Anak Usia Dini Eka Putri Febriyanti; Suharti Suharti; Mallevi Agustin Ningrum; Dhian Gowinda Luh Safitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai pemanfaatan media loose parts berbahan alam dalam menstimulasi kreativitas anak usia dini di Taman Kanak-kanak. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposive yang melibatkan anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas bermain anak menggunakan bahan alam seperti batu, daun, ranting, dan biji-bijian. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media loose parts bahan alam memberikan ruang eksplorasi yang luas bagi anak untuk mengembangkan ide-ide imajinatif dan menghasilkan karya yang orisinal. Anak menunjukkan keluwesan dalam memanipulasi bahan alam menjadi berbagai bentuk baru yang mencerminkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif. Kontribusi penelitian ini memberikan gambaran bagi pendidik mengenai efektivitas media terbuka dalam mendukung kemerdekaan belajar dan kreativitas anak usia dini di lingkungan sekolah.
Cultivating Integrity through Ethnopedagogy: The Implementation of Cublak Suweng Traditional Game in Early Childhood Education Salwa Rohmania Al Fakhri salwa; Suharti Suharti; Mallevi Agustin Ningrum; Dhian Gowinda Luh Safitri Gowinda
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8361

Abstract

Instilling integrity in early childhood is often hindered by cognitive limitations in understanding abstract concepts and psychological barriers such as the fear of negative consequences. This study aims to analyze the effectiveness of implementing ethnopedagogy through the traditional game Cublak Suweng in fostering honesty among children aged 5–6 years. Using a qualitative approach with a case study design, this research involved seven children in an Islamic-based kindergarten. Data were collected through participatory observation, interviews, and documentation across four intervention sessions. Data were analyzed using thematic analysis techniques, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the mechanics of the Cublak Suweng game successfully deconstruct children's emotional barriers by creating a safe space when making mistakes. Furthermore, democratic social interaction within the game encourages a transition in children's morality from the heteronomous phase toward autonomous consciousness. The study concludes that ethnopedagogy based on local wisdom is more effective than conventional lecture methods in internalizing honesty values spontaneously; therefore, early childhood educators are encouraged to integrate traditional games into character education curricula as a contextual and affective learning method.