Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PARTISIPASI ANGGOTA EKSTRAKURIKULER MARCHING BAND TERHADAP PRESTASI DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA Tamara Dwi Putri; Fitri Novita Sari; Syarifuddin Syarifuddin; Rani Oktapiani
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.11139

Abstract

and to describe the accomplishments attained at SMA Negeri 1 Indralaya. Extracurricular activities play an important role in shaping character, improving discipline, and developing students’ teamwork skills. This study employed a descriptive quantitative approach, with data collected through questionnaires distributed to marching band members. The data were analyzed to determine the level of member participation and extracurricular accomplishments. The results indicate that the level of member participation is relatively high, as reflected in active involvement in practice sessions, discipline in arriving on time, willingness to participate in competitions, and the ability to work together effectively within the team. The SMA Negeri 1 Indralaya marching band also demonstrated notable competitive results in various events, such as the Mayor’s Championship, Regional Championship, and Musi Soundsport Competition. The findings of this study illustrate that the level of participation among marching band extracurricular members is relatively high and is accompanied by attaining competitive success in various competitions. Therefore, continuous support from the school and coaches is needed to improve the quality of activities and sustain the results that have been achieved. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat partisipasi anggota ekstrakurikuler marching band serta menggambarkan prestasi yang dicapai di SMA Negeri 1 Indralaya. Kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mengembangkan kemampuan kerja sama siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada anggota marching band. Data dianalisis untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota dan pencapaian prestasi ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota tergolong tinggi, yang ditandai dengan keterlibatan aktif dalam latihan, kedisiplinan hadir tepat waktu, kemauan mengikuti perlombaan, serta kemampuan bekerja sama secara efektif dalam waktu. Marching band SMA Negeri 1 Indralaya juga menunjukkan pencapaian prestasi dalam berbagai kompetisi, seperti Kejuaraan Wali Kota, Kejuaraan Daerah, dan Musi Soundsport Competition. Temuan penelitian ini memberikan gambaran bahwa tingkat partisipasi anggota ekstrakurikuler marching band tergolong tinggi dan diikuti dengan pencapaian prestasi dalam berbagai kompetisi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pembina untuk meningkatkan kualitas kegiatan serta mempertahankan prestasi yang telah dicapai. 
TRADISI TINGKEBAN (SYUKURAN 7 BULANAN) MASYARAKAT JAWA DI DESA SUMBER AGUNG KABUPATEN BANYUASIN (2005-2021) Fitri Novita Sari; Farida R Wargadalem; Helen Susanti
SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sabana.v5i2.8101

Abstract

The Tingkeban tradition, or the seven-month thanksgiving celebration, is a local Javanese tradition that is still preserved today, including in Sumber Agung Village, Banyuasin Regency. Sumber Agung Village is a village with a majority Javanese population. This study aims to explain the implementation, symbolic meaning, and cultural values ​​​​of the Tingkeban tradition in the Sumber Agung community. The method used in this study is the historical method with the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Data collection was carried out through observation and interviews. The results of the study indicate that the Tingkeban tradition is carried out as an expression of gratitude to God Almighty for being given a gift, namely a child, and as a prayer for the safety of the mother and baby. The Tingkeban tradition has several rituals, such as siraman (a bathing ritual), breaking coconuts, making rujak (a fruit salad), brojolan chicken eggs, and so on. This tradition also contains good values ​​​​such as religious and social values, togetherness and mutual cooperation.