Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui Media Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar: Implementation of Differentiated Learning Through Interactive Media to Enhance Learning Motivation Khoirun Nadhiroh; Umi Farida; Ilma Maretiana Mawadah; Etty Umamy
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v8i2.5037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran teks puisi melalui penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang dilengkapi dengan penggunaan media interaktif. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat dan motivasi siswa terhadap materi teks puisi dalam pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Malang. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui observasi, angket motivasi belajar, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa, yang tercermin dari peningkatan partisipasi aktif dari 55% di siklus I menjadi 85% di siklus II, serta peningkatan skor rata-rata angket motivasi belajar dari kategori sedang (68) menjadi tinggi (84). Selain itu, 87% siswa menyatakan bahwa media interaktif membantu mereka memahami materi puisi dengan lebih baik. Oleh karena itu, strategi pembelajaran berdiferensiasi yang didukung media interaktif terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang adaptif, kolaboratif, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pengaruh Penggunaan Media Powtoon Terhadap Peningkatan Hasil Menulis Teks Persuasi pada Siswa Kelas VIII SMP Islam Dampit Kabupaten Malang Etty Umamy; Khoirul Efendiy; Hanum Lintang Siwi S; Zauharotul Zana Intan A
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11750

Abstract

One of the functions of media in learning is to improve student learning outcomes. Therefore, the media plays a very important role. This research was conducted to determine the effect of using Powtoon media on improving the results of writing persuasive texts for class VIII Islamic Middle School students in Dampit, Malang district. The data in this study was obtained through pretest and posttest and analyzed statistically using computerized SPSS version 19.0 with regression analysis and hypothesis testing. Based on data analysis, a percentage number was obtained; Powtoon media coefficient, simple correlation coefficient, coefficient of determination, F significance respectively; 29.3%, 77.1%, 59.4%, and 40.6% which shows that Powtoon media has a significant influence on increasing the ability to write persuasive texts of students in class VIII of Dampit Islamic Middle School, Malang district, so it can be recommended as a media effective learning is related to students' writing skills and persuasive texts.
Problematika Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Mengonstruksi Batas Kewenangan Negara dan Otoritas Kelembagaan Publik Tikka Dessy Harsanti; Rika Novitasari; Etty Umamy
Indonesian Social Science Review Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v4i1.406

Abstract

This study examines the role of decisions of the Constitutional Court of Indonesia in shaping and clarifying the boundaries of state authority and institutional power within Indonesia’s constitutional system. The research aims to analyze how Constitutional Court decisions contribute to the structuring of institutional powers and their implications for the principle of checks and balances. A socio-legal qualitative approach is employed through the analysis of 42 Constitutional Court decisions from 2019 to 2024, complemented by in-depth interviews with legal scholars, retired constitutional judges, and legal practitioners. The findings identify three main patterns of authority construction: annulment of norms, constitutional interpretation, and conditional decisions, with a notable prevalence of conditional rulings. The study indicates that, in certain cases, the Court does not merely review norms but also provides interpretative guidance for their application, particularly in situations involving legal ambiguity or potential normative gaps. While such practices may enhance constitutional effectiveness, they also highlight the need for clearer interpretative boundaries to avoid divergent understandings in inter-institutional relations. This study concludes that Constitutional Court decisions function as part of a dynamic process in the ongoing development of constitutional meaning within Indonesia’s evolving constitutional practice. Penelitian ini mengkaji peran putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia dalam membentuk dan menegaskan batas kewenangan negara serta otoritas kelembagaan publik dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana putusan Mahkamah Konstitusi berkontribusi terhadap penataan kewenangan lembaga negara serta implikasinya terhadap prinsip checks and balances. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif sosio-legal melalui analisis terhadap 42 putusan Mahkamah Konstitusi periode 2019–2024, yang dilengkapi dengan wawancara mendalam bersama akademisi, hakim konstitusi purnatugas, dan praktisi hukum. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola utama dalam konstruksi kewenangan, yaitu pembatalan norma, tafsir konstitusional, dan putusan bersyarat, dengan kecenderungan dominan pada putusan bersyarat. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam sejumlah perkara, Mahkamah tidak hanya melakukan pengujian norma, tetapi juga memberikan penafsiran yang memuat arahan penerapan norma dalam situasi ketidakjelasan atau potensi kekosongan hukum. Praktik tersebut di satu sisi berkontribusi terhadap efektivitas konstitusi, namun di sisi lain memunculkan kebutuhan akan kejelasan batas interpretasi agar tidak menimbulkan variasi pemaknaan dalam relasi antarlembaga negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi berperan sebagai bagian dari proses dinamis dalam pembentukan makna konstitusional yang berkembang sesuai dengan konteks praktik ketatanegaraan.
Interpretasi Regulasi Perpajakan Pasca Transformasi Sistem Administrasi Pajak dalam Praktik Akuntansi pada BPR Sukma Perdana; Agoes Hariyanto; Etty Umamy
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.212

Abstract

This study aims to analyze the interpretation of tax regulations in accounting practices at rural banks (Bank Perkreditan Rakyat) in Tulungagung following the transformation of the tax administration system. A qualitative approach was employed using in-depth interviews, observation, and documentation involving accounting practitioners responsible for tax reporting. The findings reveal that the interpretation of tax regulations is not uniform but varies depending on practitioners’ experience, educational background, and organizational context. Such variation is evident in the recognition of fiscal expenses and interest income, reflecting adjustments between regulatory provisions and business practices. The digitalization of the tax system improves reporting efficiency while simultaneously introducing new complexities that require higher adaptive capacity. Furthermore, the linguistic structure of tax regulations influences practitioners’ understanding, leading to differences in application. The study concludes that regulatory interpretation plays a central role in bridging tax policy and accounting practice. This research contributes to the development of an interpretive perspective in tax accounting studies and provides practical implications for improving tax understanding and compliance within rural banks.