Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Student Interaction with AI Technology and Its Impact on Digital Literacy at SMKN 7 in Bengkulu City Ahmat Syantori; Grace Tessa Lonica Simanjuntak; M.Akbar Azim; Silvy Nopriliant; Desi Mahdalena
Jurnal Pengabdian Mandiri Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/mandiri.v3i1.1216

Abstract

21st century technological developments, especially artificial intelligence (AI) and digital literacy, are increasingly important in vocational education to improve students' work readiness. AI socialization and training activities carried out at SMKN 7 Bengkulu City aim to strengthen students' understanding of the wise and productive use of technology. Using qualitative descriptive methods through material presentation and activity-based practice, the activities lasted for 30 days involving 480 students. The results show that 96% of students participated actively and were able to understand AI concepts more concretely. Apart from being an information tool, the use of AI has been proven to encourage students' critical thinking skills through data analysis and evaluation. This activity has a positive impact in increasing students' digital literacy, technology skills and work readiness to face the industrial world.
PELATIHAN MANAJEMEN PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 132 KABUPATEN SELUMA Citra Dewi; suwarni; Feby Elra Perdima; Ahmat Syantori; Aan Pratama Putra
Jurnal ABDI PAUD Vol. 7 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v7i1.50487

Abstract

Kegiatan Pelatihan Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SD Negeri 132 Kabupaten Seluma dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan beberapa permasalahan, yaitu keterbatasan dalam penerapan pembelajaran inovatif, rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran, kurang optimalnya pengembangan kompetensi secara berkelanjutan, serta belum adanya program pengembangan guru yang terstruktur. Sebagai solusi, dilaksanakan pelatihan yang mencakup manajemen pengembangan kompetensi guru, penyusunan perangkat pembelajaran inovatif, pemanfaatan teknologi pendidikan, penyusunan rencana pengembangan diri, serta monitoring dan evaluasi kompetensi guru. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelatihan, workshop, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman mengenai pengembangan kompetensi profesional, mampu menyusun rencana pengembangan diri, lebih terampil mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif, serta lebih aktif memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pendampingan yang diberikan juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menerapkan hasil pelatihan di kelas. Secara keseluruhan, program ini berhasil mendukung peningkatan kompetensi guru dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Keberlanjutan program perlu didukung melalui pembentukan komunitas belajar guru dan pelaksanaan pengembangan profesional secara berkesinambungan. Kata Kunci : Manajemen Kompetensi Guru, Pengembangan Profesional, Pembelajaran Inovatif, Teknologi Pembelajaran, Mutu Pembelajaran