Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Maggot Cultivation Management as an Innovation for Organic Waste Management at the Environmental and Forestry Agency (DLHK) Medan, North Sumatra Tria Syafira Matondang; Yulia Khairina Ashar; Putri Sintia; Viona Pili Anggita; Nazwa Ayudhia Ghani Damani; Deswita Silviani; Salwa Muthi’ah Siregar
PROMOTOR Vol. 9 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i3.2226

Abstract

Organic waste management remains a major challenge in environmental pollution control and the implementation of a circular economy in urban areas. Maggot cultivation (Black Soldier Fly larvae) has emerged as an innovative approach capable of converting organic waste into valuable products. This study aims to analyze the governance of maggot cultivation, its ecological and economic benefits, and the challenges encountered in its implementation at the Environmental and Forestry Office (DLHK) of Medan. The research employed an articulation (descriptive qualitative) approach through in-depth interviews, observations of the cultivation process, and field documentation with five informants one key informant, namely the maggot cultivation manager, and four supporting informants directly involved in the management activities. Data validity was maintained through comparison of interviews, observations, and documentation to ensure reliable and accountable information. The results show that the maggot bioconversion process significantly reduces the volume of organic waste by utilizing food scraps as larval feed. Harvested maggots are used as poultry feed and have been proven to increase cost efficiency in livestock farming. The main challenge involves changes in humidity due to weather conditions, necessitating environmental adjustments such as placing media in shaded areas and improving air circulation. Maggot cultivation at the Environmental and Forestry Office of Medan is proven feasible, sustainable, and supportive of organic waste reduction.
Penilaian Aspek Lingkungan terhadap Kegiatan Pengelolaan Limbah Medis dan Non Medis di Puskesmas X Kota Medan: Environmental Aspect Assessment of Medical and Non-Medical Waste Management Activities at Community Health Center X, Medan City Susilawati; Suhada Ramadhanu; Imsakina Nayla; Viona Pili Anggita; Ainun Jawahir; Putri Sintia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8733

Abstract

Pengelolaan limbah dan sarana prasarana lingkungan di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan aspek krusial dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, higienis, serta mencegah penyebaran penyakit. Penelitian ini bertujuan menilai pelaksanaan pengelolaan limbah medis dan non medis di Puskesmas X Kota Medan berdasarkan regulasi lingkungan, khususnya Permen LH No. 16 Tahun 2012. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen AMDAL. Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan limbah cair belum optimal akibat instalasi IPAL yang sering mengalami gangguan teknis, sehingga limbah dialihkan ke septik tank yang berisiko mencemari lingkungan. Sementara itu, pengelolaan limbah B3 telah berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemilahan, penyimpanan, hingga pemusnahan oleh pihak ketiga bersertifikat. Kendala utama adalah keterbatasan fasilitas, SDM, dan pengawasan. Penelitian merekomendasikan peningkatan kapasitas teknis, pemeliharaan IPAL, serta penguatan pelibatan masyarakat guna mewujudkan pengelolaan lingkungan puskesmas yang berkelanjutan dan aman.