Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Assertive Communication Through Role-Playing Based Group Guidance for Students Who Are Victims of Verbal Bullying Sri Wulandari; Abdullah Pandang; Muhammad Amirullah; Abid Raisardhi Abdullah
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 7 No. 1 (2026): Progcouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v7i1.97857

Abstract

erbal bullying in Indonesian schools has been shown to negatively affect students' psychological well-being and foster passive communication patterns among victims. This study aims to examine the effect of group guidance utilizing role-playing techniques on improving assertive communication among students who are victims of verbal bullying. A quasi-experimental pretest-posttest nonequivalent control group design was employed, involving 14 eighth-grade students equally divided into an experimental group and a control group. Results of the Paired Samples T-Test demonstrated that group guidance utilizing role-playing techniques significantly improved assertive communication among students who were victims of verbal bullying (t = -11.762; p < 0.05), with the experimental group showing a 38.53% increase in mean scores compared to the control group, which showed no meaningful change. This study provides empirical evidence that role-playing-based group guidance is an effective and practical intervention strategy for school counselors in supporting verbal bullying victims in communicating assertively, and recommends future research to expand the sample size and explore its integration with other counseling approaches.
Peningkatan Kesehatan Mental Melalui Couns Day bagi Remaja di Kabupaten Gowa Inayah Ridhayanti Qarimah; Maslina; Fitriana Ria; Abid Raisardhi Abdullah; Nurfaidah Ardis
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 2 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i2.4249

Abstract

Fenomena yang banyak ditemukan di lapangan adalah kecenderungan remaja melakukan self-diagnosis melalui media sosial , padahal pada kenyataannya mereka lebih membutuhkan ruang aman untuk bercerita dan dukungan emosional dari teman sebaya . Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Counts Day dengan metode Sungai Kehidupan dan Butterfly Hug bagi remaja di Kabupaten Gowa . Metode Sungai Kehidupan digunakan untuk menggali perjalanan hidup peserta melalui momen naik -turun masalah yang dialami remaja , sementara Butterfly Hug diterapkan sebagai teknik sederhana untuk memperkuat diri dan menumbuhkan rasa syukur terhadap diri sendiri . Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, menyadari manfaat memiliki teman cerita dalam meringankan beban emosional , serta mulai menginternalisasi sikap peduli terhadap diri sendiri . Temuan ini mempertegas bahwa pendekatan konseling berbasis narasi dan dukungan sebaya mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan ketahanan mental remaja .