Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Soft Skills dan Kepemimpinan Islami Anak Asuh Panti ‘Aisyiyah dalam Ekosistem Pendidikan Sumatera Barat Syahrizal Syahrizal; Armalena Armalena; Sri Wahyuni; Asril Asril; Febrina Riska Putri
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8118

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan masyarakat. Program pengabdian ini dilaksanakan di Panti Asuhan ’Aisyiyah Cabang Ampang Kota Padang dengan tujuan meningkatkan kapasitas anak asuh melalui pengembangan soft skills dan kepemimpinan Islami yang terintegrasi dalam ekosistem pendidikan Sumatera Barat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya kemampuan komunikasi, kurangnya rasa percaya diri, minimnya pembinaan kepemimpinan Islami, keterbatasan kemampuan kerja sama tim, serta belum optimalnya penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, perkembangan era digital dan tantangan globalisasi menuntut anak asuh untuk memiliki kemampuan interpersonal, kemampuan adaptasi, dan karakter kepemimpinan yang kuat agar mampu bersaing secara positif di lingkungan sosial maupun dunia pendidikan.Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif (participatory approach) melalui tahapan analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, simulasi, role play, diskusi kelompok, praktik kepemimpinan, serta pendampingan secara langsung. Materi yang diberikan meliputi komunikasi efektif, manajemen diri, kerja sama tim, literasi digital berbasis nilai Islami, kepemimpinan Islami, penguatan nilai amanah, musyawarah, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Evaluasi dilakukan melalui observasi perilaku peserta, refleksi diri, lembar penilaian keterlibatan, serta umpan balik dari pengurus panti.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan komunikasi, keberanian berbicara di depan umum, kemampuan bekerja sama, keterampilan memimpin kelompok kecil, serta peningkatan sikap tanggung jawab dan disiplin peserta. Anak asuh juga menunjukkan perkembangan dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan Islami dalam aktivitas sehari-hari. Program ini turut memperkuat sinergi antara panti asuhan, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, program pengabdian ini dapat menjadi model pengembangan pendidikan karakter berbasis soft skills dan kepemimpinan Islami pada lembaga sosial dan pendidikan di Sumatera Barat
Pengaruh Beban Tugas Rumah dan Jam Belajar Panjang terhadap Stres Belajar Ayu Lestari; Aisyah Alqurani; Risa Angelia; Sara Eriza; Nabila Deswina Fendri; Syahrizal Syahrizal
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v4i3.1878

Abstract

This study aims to analyze the effect of homework load and extended study hours on students’ learning stress levels. The background of this research is based on increasing academic demands that may affect students’ psychological conditions. This study employs a qualitative approach with data collected through observation and interviews. The results indicate that excessive homework load and prolonged study duration significantly contribute to higher levels of learning stress. Students tend to experience physical and mental fatigue, decreased motivation, and difficulty managing time between study and rest. In addition, pressure to achieve high academic performance further exacerbates stress levels. Other factors such as lack of environmental support and less varied teaching methods also influence students’ stress. Furthermore, students often report feelings of anxiety and emotional exhaustion when academic tasks accumulate without adequate rest periods. This condition not only affects their psychological well-being but also reduces concentration and learning effectiveness in the classroom. Therefore, balanced learning load management, appropriate task distribution, and more effective and humanistic teaching strategies are needed to reduce learning stress and improve the quality of education. Schools and educators are encouraged to consider students’ cognitive capacity and mental health in designing assignments and study schedules to create a more supportive learning environment.