Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan masyarakat. Program pengabdian ini dilaksanakan di Panti Asuhan ’Aisyiyah Cabang Ampang Kota Padang dengan tujuan meningkatkan kapasitas anak asuh melalui pengembangan soft skills dan kepemimpinan Islami yang terintegrasi dalam ekosistem pendidikan Sumatera Barat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya kemampuan komunikasi, kurangnya rasa percaya diri, minimnya pembinaan kepemimpinan Islami, keterbatasan kemampuan kerja sama tim, serta belum optimalnya penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, perkembangan era digital dan tantangan globalisasi menuntut anak asuh untuk memiliki kemampuan interpersonal, kemampuan adaptasi, dan karakter kepemimpinan yang kuat agar mampu bersaing secara positif di lingkungan sosial maupun dunia pendidikan.Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif (participatory approach) melalui tahapan analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, simulasi, role play, diskusi kelompok, praktik kepemimpinan, serta pendampingan secara langsung. Materi yang diberikan meliputi komunikasi efektif, manajemen diri, kerja sama tim, literasi digital berbasis nilai Islami, kepemimpinan Islami, penguatan nilai amanah, musyawarah, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Evaluasi dilakukan melalui observasi perilaku peserta, refleksi diri, lembar penilaian keterlibatan, serta umpan balik dari pengurus panti.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan komunikasi, keberanian berbicara di depan umum, kemampuan bekerja sama, keterampilan memimpin kelompok kecil, serta peningkatan sikap tanggung jawab dan disiplin peserta. Anak asuh juga menunjukkan perkembangan dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan Islami dalam aktivitas sehari-hari. Program ini turut memperkuat sinergi antara panti asuhan, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, program pengabdian ini dapat menjadi model pengembangan pendidikan karakter berbasis soft skills dan kepemimpinan Islami pada lembaga sosial dan pendidikan di Sumatera Barat