Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mewarnai Cerita, Mewarnai Masa Depan: Pengembangan Kreativitas dan Kecerdasan Emosional Anak SD Melalui Kegiatan Mewarnai Arofah Minasari; Erina Ikawati
Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Proses Penerbitan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/semarjpkm.v2i1.4

Abstract

Anak usia sekolah dasar di daerah pedesaan sering mengalami keterbatasan pengembangan kreativitas, motorik halus, dan kecerdasan emosional akibat minimnya kegiatan seni yang menyenangkan serta dampak pasca-pandemi. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut melalui kegiatan mewarnai karakter kesukaan anak di SDN Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pemilihan topik didasarkan pada potensi mewarnai sebagai media sederhana namun efektif untuk merangsang perkembangan holistik anak sesuai Kurikulum Merdeka. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025 dengan melibatkan 19 siswa kelas 1 menggunakan pendekatan participatory action research. Modul berisi 20 lembar gambar karakter popular, seperti Tung Tung Sahur, Balerina, Bombardino Crocodilo, cappuccino assassin, dll, yang selanjutnya dikombinasikan dengan storytelling dan refleksi. Data dikumpulkan melalui pretest-posttest, observasi partisipan dan angket kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: kreativitas sebesar 55,9%, motorik halus 62,2%, dan kecerdasan emosional 53,5%. Siswa juga menunjukkan peningkatan rasa percaya diri serta kemampuan ekspresi diri. Program ini membuktikan bahwa kegiatan mewarnai berbasis minat anak merupakan strategi yang efektif dan murah untuk mendukung pendidikan holistik di sekolah pedesaan. Keberlanjutan program di sekolah lain di Kabupaten Blora sangat dianjurkan.
Mewarnai Cerita, Mewarnai Masa Depan: Pengembangan Kreativitas dan Kecerdasan Emosional Anak SD Melalui Kegiatan Mewarnai Arofah Minasari; Erina Ikawati
Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Proses Penerbitan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/semarjpkm.v2i1.4

Abstract

Anak usia sekolah dasar di daerah pedesaan sering mengalami keterbatasan pengembangan kreativitas, motorik halus, dan kecerdasan emosional akibat minimnya kegiatan seni yang menyenangkan serta dampak pasca-pandemi. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut melalui kegiatan mewarnai karakter kesukaan anak di SDN Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pemilihan topik didasarkan pada potensi mewarnai sebagai media sederhana namun efektif untuk merangsang perkembangan holistik anak sesuai Kurikulum Merdeka. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025 dengan melibatkan 19 siswa kelas 1 menggunakan pendekatan participatory action research. Modul berisi 20 lembar gambar karakter popular, seperti Tung Tung Sahur, Balerina, Bombardino Crocodilo, cappuccino assassin, dll, yang selanjutnya dikombinasikan dengan storytelling dan refleksi. Data dikumpulkan melalui pretest-posttest, observasi partisipan dan angket kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: kreativitas sebesar 55,9%, motorik halus 62,2%, dan kecerdasan emosional 53,5%. Siswa juga menunjukkan peningkatan rasa percaya diri serta kemampuan ekspresi diri. Program ini membuktikan bahwa kegiatan mewarnai berbasis minat anak merupakan strategi yang efektif dan murah untuk mendukung pendidikan holistik di sekolah pedesaan. Keberlanjutan program di sekolah lain di Kabupaten Blora sangat dianjurkan.
Balancing Social Welfare and Environmental Conservation: A Sustainable Tourism Model in Wonosobo Afrizal Fajri; Erina Ikawati; Muhammad Chanif Hidayat; Muhammad Yamin; Septyanto Galan Prakoso
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 41, No. 1, (June 2025) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v41i1.6292

Abstract

Abstract. This study investigates how Wonosobo Regency—a region known for its cultural heritage and natural landscapes—navigates the complex interplay between economic development, environmental sustainability, and cultural preservation. It examines the role of the Knowledge-Based Economy (KBE) as a key enabler of glocalization, allowing the region to adopt global best practices while maintaining local identity. Through literature review and policy analysis, the study finds that KBE enhances sustainable tourism governance by fostering local knowledge production, innovation, and stakeholder collaboration. The application of ICT, human capital development, and data-driven policies contributes to more effective tourism management and cultural safeguarding. Moreover, circular economy principles and community-based tourism initiatives help balance growth and conservation. The findings suggest that integrating KBE strengthens Wonosobo’s global competitiveness without eroding its cultural uniqueness, offering valuable insights for policymakers and practitioners aiming to promote glocalization in culturally and ecologically significant regions.