Muh. Agil Amin
Universitas Islam Negeri Palopo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing Islamic Education Learning Outcomes through Snowball Throwing Assisted by Smart Box Media in Elementary Schools Yuliani; Muh. Agil Amin; Nur Fakhrunnisaa; Sumardin Raupu
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 3 (2026): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v7i3.1402

Abstract

This study aims to improve students’ learning outcomes in Islamic Religious Education and Character Education through the implementation of the Snowball Throwing learning model assisted by Smart Box media at the elementary school level. The study also seeks to describe the implementation process of interactive cooperative learning and analyze its impact on students’ classroom participation, motivation, and academic achievement. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, consisting of two cycles involving planning, acting, observing, and reflecting stages. The study was conducted at SDN 434 Kalimbubu, Kabupaten Luwu, with 12 fourth-grade students as research participants. Data were collected through observation, learning achievement tests, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative techniques based on average scores and classical learning mastery percentages. The findings revealed that the implementation of the Snowball Throwing learning model assisted by Smart Box media significantly improved students’ participation and learning outcomes. Teacher activity implementation increased from 57.14% in Cycle I to 94.64% in Cycle II, while student learning activity improved from 35.41% to 89.58%. Students’ average learning achievement score increased from 71 in Cycle I to 83 in Cycle II, with classical learning mastery improving from 41% to 91%. The findings indicate that interactive cooperative learning supported by Smart Box media successfully created a more active, collaborative, enjoyable, and student-centered learning environment. The novelty of this study lies in the integration of the Snowball Throwing cooperative learning model with Smart Box interactive media in Islamic Religious Education learning at the elementary school level. This study contributes theoretically to the development of innovative instructional strategies in Islamic education and practically provides teachers with an effective alternative learning model to enhance students’ participation, motivation, collaboration, and academic achievement.
Dampak Penerapan Ice breaking terhadap Minat Belajar Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Rostin Rostin; St. Marwiyah; Muh. Agil Amin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8812

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah pertama masih menghadapi masalah rendahnya minat belajar peserta didik yang tampak melalui kurangnya perhatian, keterlibatan, dan munculnya kejenuhan selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan ice breaking dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan menganalisis dampaknya terhadap minat belajar peserta didik di SMP Negeri 2 Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif selama kurang lebih satu bulan di kelas VII D. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik sebagai sumber data utama. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking diterapkan secara terencana, situasional, dan kontekstual melalui tepuk semangat, yel-yel Islami, gerakan ringan, permainan edukatif, dan storytelling religius. Penerapan ice breaking meningkatkan indikator minat belajar, yaitu perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa ice breaking dapat menjadi strategi pedagogis untuk menciptakan pembelajaran PAI yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna.