Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KENYAMANAN TERMAL DALAM PENGENDALIAN PENYERAPAN PANAS BANGUNAN (STUDI KASUS: GEDUNG OLAHRAGA KISARAN) Dinnie Ananda Rizky
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Nusantara Hasana Journal, May 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i12.2025

Abstract

GOR Kisaran is a multipurpose building utilized by the community for various activities, such as sports events, meetings, and wedding ceremonies. However, the thermal comfort within the building has been perceived as suboptimal by its users. This study aims to evaluate the building's thermal performance using the Overall Thermal Transfer Value (OTTV) approach, with a focus on the building envelope and solar radiation exposure. The calculation results indicate that the east and west façades have OTTV values exceeding the maximum limit of 35 W/m² as stipulated in SNI 03-6389-2020, reaching 58.9 W/m² and 67.3 W/m² respectively. The absence of shading devices on the glass façades is identified as the primary cause of excessive heat gain. The proposed solution involves the implementation of adaptive bamboo curtain walls, which are environmentally friendly, flexible, and cost-effective. This strategy is expected to reduce heat load, enhance thermal comfort, and promote energy efficiency in tropical buildings
SOSIALISASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) UPAYA PENCEGAHAN RESIKO KECELAKAAN BAGI SISWA/I DI SMKN 1 PANTAI LABU KABUPATEN DELI SERDANG Rizky Franchitika; Nurkhasanah Nurkhasanah; Soraya Muthma; M. Rizki; Dinnie Ananda Rizky; Alfiani Alfiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (JPMB), Juni 2026
Publisher : Yayasan Nusa Cendekia Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64020/jpmb.v2i2.53

Abstract

Awareness of Occupational Safety and Health (K3) is a crucial aspect in the vocational education environment, especially in vocational high schools that have a high intensity of workshop practice. SMK Negeri 1 Pantai Labu is one of the educational institutions in Deli Serdang that prepares students to enter the industrial world. However, initial observations show that students still have a low understanding of the risk of work accidents and the use of standard Personal Protective Equipment (PPE). This service activity aims to increase the knowledge and awareness of students and educators about the importance of K3 culture. The methods used are socialization through material presentations, demonstrations of the use of PPE, and simulations of handling emergencies. The results of this activity showed an increase in participants' understanding by 85% based on post-test evaluation.
Implementation of Environmentally Friendly and Energy Efficient Building Design in Higher Education Institutions Toward a Sustainable Campus Oktavia Ully Artha Silalahi; Agus Edy Rangkuti; Aulia Salman; Dinnie Ananda Rizky; Haryati Binti Ismail; Kamilah Binti Zainuddin; Saiful Azizi Bin Abdullah; Norashady Bin Mohd Noor
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2987

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Politeknik Negeri Medan dan Politeknik Kota Bharu Malaysia melalui program Independent Thematic Community Service Collaboration (I-TCSC) ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya lingkungan perguruan tinggi yang berkelanjutan melalui penerapan environmentally friendly and energy efficient building design di Universitas Harapan Medan. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan memperkuat kapasitas institusi dalam mengimplementasikan konsep green campus yang selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, dan penguatan kesadaran lingkungan sivitas akademika. Data yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi hasil observasi lapangan, wawancara dengan pengelola kampus, serta pengkajian kondisi eksisting bangunan dan pola penggunaan energi. Metode pelaksanaan terdiri dari survei kebutuhan, analisis permasalahan teknis dan non-teknis, penyusunan rekomendasi, serta kegiatan sosialisasi melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan demonstrasi teknis terkait desain bangunan ramah lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan, konservasi air, dan pengelolaan lingkungan berbasis perilaku. Solusi yang ditawarkan mencakup optimalisasi pencahayaan alami, peningkatan ventilasi silang, peluang pemasangan panel surya, penggunaan material ramah lingkungan, serta penguatan kebijakan kampus berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terkait prinsip green building dan efisiensi energi, peningkatan komitmen institusi dalam merancang langkah strategis menuju sustainable campus, serta terbentuknya kerja sama berkelanjutan antara Politeknik Negeri Medan, Politeknik Kota Bharu Malaysia, dan Universitas Harapan Medan. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa rekomendasi teknis implementatif dan satu buku campaign berjudul green campus yang mendukung proses edukasi berkelanjutan di lingkungan mitra
Pemanfaatan Limbah Aspal untuk Repair Jalan Berlubang di Jalan Irigasi Lingkungan V Kota Medan Amrizal Amrizal; Ricky Bakara; Dinnie Ananda Rizky; Frans Tomy Butarbutar; Meiga Nugrahani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/t9ewn698

Abstract

Permasalahan kerusakan jalan lingkungan kerap terjadi akibat beban kendaraan berlebih, kondisi iklim tropis, serta keterbatasan perawatan berkala oleh masyarakat. Di sisi lain, limbah aspal dari sisa proyek konstruksi berpotensi menjadi bahan baku alternatif yang belum dimanfaatkan secara optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan limbah aspal sebagai bahan perbaikan jalan melalui penerapan teknologi Cold Mix Asphalt (CMA). Kegiatan diawali dengan survei kondisi lapangan, pengumpulan limbah aspal, proses pengolahan dan formulasi campuran, hingga tahap aplikasi di lokasi percontohan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa campuran 60% limbah aspal dan 40% aspal baru mampu menghasilkan stabilitas Marshall sebesar 8,5 kN, memenuhi standar kelayakan untuk jalan lingkungan. Selain menurunkan biaya pengadaan material hingga 30%, kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah konstruksi secara produktif. Program ini mendemonstrasikan penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pengabdian masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur lingkungan.