Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Infrastruktur Berkelanjutan Melalui Akses Jalan Setapak Pada Pos Pelayanan HKBP Perhubungan Ressort Sola Gratia, Kabupaten Deli Serdang Oktavia Ully Artha Silalahi; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Morin Morissa Lumbantoruan; Lisherly Reginancy Debataraja; Indra Jhon Fischer
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2960

Abstract

Pos Pelayanan Gereja HKBP Perhubungan Resort Sola Gratia dapat dicapai melalui jalan lingkungan dengan lebar efektif kurang dari 3 meter, yang cukup dilalui oleh satu kendaraan roda empat dalam satu arah (single-lane passage). Akses jalan menuju lokasi ini belum memiliki lapisan perkerasan dan masih berupa tanah agregat alami tanpa stabilisasi permukaan. Secara topografi, area sekitar jalan masih didominasi oleh lahan pertanian yang sangat rentan terhadap pelunakan struktur saat jenuh air, menyebabkan deformasi dan kehilangan kestabilan permukaan ketika hujan. Saat ini, fokus pos pelayanan diarahkan pada pembangunan fisik secara bertahap, namun baru mencapai tahap pondasi, sementara gereja eksisting masih berupa bangunan kayu sederhana. Salah satu permasalahan infrastruktur yang mendesak adalah belum adanya jalan setapak permanen sebagai akses masuk ke pos pelayanan. Kondisi halaman dan akses ke bangunan ibadah masih berupa tanah tanpa perkerasan, yang sangat menyulitkan, terutama saat musim hujan. Adapun metode yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif komunitas yaitu melibatkan jemaat dan pengurus pos pelayanan secara aktif dalam dialog terbuka dan pelaksanaan fisik kegiatan melalui gotong royong, pendekatan teknik infrastruktur skala mikro yaitu menggunakan teknik perkerasan ringan dengan beton dengan prinsip efisiensi anggaran namun mempertahankan kualitas minimum untuk ketahanan terhadap beban pejalan dan kondisi cuaca dan pendekatan partisipasi mitra dalam pelaksanaan dan keberlanjutan program peran aktif mitra. Evaluasi pelaksanaan program dilakukan secara kualitatif melalui observasi di lapangan, dokumentasi tahapan pembangunan, serta umpan balik dari mitra terkait kualitas hasil dan proses kolaboratif selama kegiatan berlangsung. Keberlanjutan program dijamin melalui komitmen mitra dalam merawat dan memelihara fasilitas jalan secara rutin, termasuk pembentukan kelompok kecil dari jemaat sebagai penanggung jawab kebersihan dan perawatan ringan.
Implementation of Environmentally Friendly and Energy Efficient Building Design in Higher Education Institutions Toward a Sustainable Campus Oktavia Ully Artha Silalahi; Agus Edy Rangkuti; Aulia Salman; Dinnie Ananda Rizky; Haryati Binti Ismail; Kamilah Binti Zainuddin; Saiful Azizi Bin Abdullah; Norashady Bin Mohd Noor
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2987

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Politeknik Negeri Medan dan Politeknik Kota Bharu Malaysia melalui program Independent Thematic Community Service Collaboration (I-TCSC) ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya lingkungan perguruan tinggi yang berkelanjutan melalui penerapan environmentally friendly and energy efficient building design di Universitas Harapan Medan. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan memperkuat kapasitas institusi dalam mengimplementasikan konsep green campus yang selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, dan penguatan kesadaran lingkungan sivitas akademika. Data yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi hasil observasi lapangan, wawancara dengan pengelola kampus, serta pengkajian kondisi eksisting bangunan dan pola penggunaan energi. Metode pelaksanaan terdiri dari survei kebutuhan, analisis permasalahan teknis dan non-teknis, penyusunan rekomendasi, serta kegiatan sosialisasi melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan demonstrasi teknis terkait desain bangunan ramah lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan, konservasi air, dan pengelolaan lingkungan berbasis perilaku. Solusi yang ditawarkan mencakup optimalisasi pencahayaan alami, peningkatan ventilasi silang, peluang pemasangan panel surya, penggunaan material ramah lingkungan, serta penguatan kebijakan kampus berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terkait prinsip green building dan efisiensi energi, peningkatan komitmen institusi dalam merancang langkah strategis menuju sustainable campus, serta terbentuknya kerja sama berkelanjutan antara Politeknik Negeri Medan, Politeknik Kota Bharu Malaysia, dan Universitas Harapan Medan. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa rekomendasi teknis implementatif dan satu buku campaign berjudul green campus yang mendukung proses edukasi berkelanjutan di lingkungan mitra