Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HERMENEUTIKA GADAMER SEBAGAI METODE INTERPRETASI DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Ry Valen Papilaya; Willy Maximilliaan Thenu
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi hermeneutika Gadamer sebagai sbeuh metode dalam menafsirkan Pendidikan Agama Kristen dan menilai keterkaitnaya dalam membangun proses pemebalajaran yang bersifat dailogis dan kontekstual. Temuan penelitian menunjukan bahwa gagasan mengenai fusion horizons, dialog, tradisi dan bahasa dalam hermeneutika Gadamer memeberikan kontribusi yang positif terhadap pengajaran Pendidikan Agama Kristen yang lebih reflektif dan kontekstual. Melalui proses penafsiran yang bersifat dialogis, para pelajar dapat mengaitkan teks Alkitab, tradisi kepercayaan dan pengalaman pribadi mereka sehingga menciptakan pemahaman yang lebih dalam dan berarti. Penelitian iini menyimpulkan bahwa hermeneutka Gadamer dapat dipandang sebaagi metode interpretasi yang penting dalam Pendidikan Agama Kristen karena Kemampuannya untuk mendukung perubahan pemahaman iman bagi para pelajaranya.
Relevansi Pemikiran Paulo Friere Bagi Pendidikan Agama Kristen di Era Digital Ry Valen Papilaya; Agustina Siahaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9986

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi pemikiran Paulo Freire bagi pengembangan Pendidikan Agama Kristen di era digital. Transformasi teknologi telah memperluas akses terhadap informasi dan media pembelajaran, tetapi sekaligus menghadirkan persoalan berupa banjir informasi, rendahnya literasi digital, berkurangnya interaksi dialogis, serta kecenderungan peserta didik menerima pengetahuan secara pasif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari karya-karya yang membahas pedagogi kritis Paulo Freire, Pendidikan Agama Kristen, pembelajaran dialogis, kesadaran kritis, dan pendidikan digital. Data dianalisis melalui analisis isi dengan tahapan identifikasi konsep, klasifikasi tema, interpretasi, dan sintesis hubungan antarkonsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa kritik Freire terhadap pendidikan gaya bank, gagasan dialog, kesadaran kritis, humanisasi, dan praksis memiliki relevansi kuat bagi pembaruan Pendidikan Agama Kristen. Pendekatan tersebut menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif yang menghubungkan ajaran iman dengan pengalaman, persoalan sosial, serta dinamika kehidupan digital. Implementasinya dapat dilakukan melalui pembelajaran berbasis masalah, diskusi reflektif, analisis kasus digital, proyek kolaboratif, dan tindakan sosial yang bertanggung jawab. Pemikiran Freire juga memperkuat peran guru sebagai fasilitator dialog, pendamping refleksi iman, dan teladan etika digital. Dengan demikian, integrasi pedagogi kritis dalam Pendidikan Agama Kristen berpotensi menghasilkan pembelajaran yang partisipatif, kontekstual, humanis, transformatif, serta mampu membentuk peserta didik yang kritis, beriman, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Transformasi Kepemimpinan Pelayan (Servant Leadership) dalam Meningkatkan Kinerja Guru SD Negeri Se-Kecamatan Taniwel Timur Ry Valen Papilaya; Susana Rarsina; Novembri Patty; Mey Wawalayo; S L Souissa
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember In Progress
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/gnpfzk03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak model servant leadership (kepemimpinan pelayan) kepala sekolah terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Taniwel Timur, di mana rendahnya motivasi kerja dan tantangan geografis sering menghambat kinerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal, dengan populasi seluruh guru Sekolah Dasar Negeri di kecamatan tersebut (30 orang) melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, didukung oleh observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan linearitas), serta regresi linear sederhana dan uji t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pelayan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai t hitung sebesar 12,273 (p < 0,001) dan R² sebesar 0,843 (84,3%), serta dimensi pelayanan, pertumbuhan, dan komunitas memperoleh skor tertinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kepemimpinan pelayan oleh kepala sekolah merupakan strategi efektif dalam meningkatkan dedikasi dan profesionalisme guru, khususnya di wilayah rural dan terpencil seperti Kecamatan Taniwel Timur