Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRITAS PERMAIAN TRADISIONAL BOY SEBAGAI AKTIVITAS PEMBELAJARAN PJOK MATERI GERAK DASAR FUNDAMENTAL SISWA KELAS 3 SDI LOBOLEKE Monika Lismen Monis; Robertus Lili Bile; Alfonsius Waso
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan permainan tradisional boy dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas 3 SDI Loboleke, serta menganalisis dampaknya terhadap penguasaan gerak dasar fundamental dan penanaman nilai integritas siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas 3 dan guru PJOK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes keterampilan gerak dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan boy mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Siswa mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan berlari, melempar, menangkap, dan menghindar. Selain itu, permainan ini menanamkan nilai integritas berupa kejujuran, sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional tidak hanya efektif sebagai media pembelajaran motorik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal.
Strategi Pembelajaran Gerak Dasar Fundamental melalui Permainan Tradisional Boy di Kelas III SDI Loboleke Monika Lismen Monis; Robertus Lili Bile; Bernabas Wani; Josep Marianus Rewo; Yohanes Bayo Ola Tapo
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 3 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i3.1036

Abstract

This study aims to describe the learning strategy of fundamental movement skills through the traditional game boy for third-grade students at SDI Loboleke. The fundamental movement skills examined include locomotor, non-locomotor, and manipulative movements integrated into traditional game activities. The research employed a descriptive qualitative method with third-grade students of SDI Loboleke as the research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the implementation of the traditional game boy as a learning strategy increases students’ participation, enthusiasm, and fundamental movement skills. Furthermore, the learning process becomes more enjoyable, contextual, and aligned with the developmental characteristics of elementary school students. Therefore, the traditional game boy can be used as an alternative learning strategy in physical education to develop students’ fundamental movement skills.
PENGUATAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN MELALUI KOLABORASI PERGURUAN TINGGI DAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN MATA AIR DAN SELOKAN DI DESA NARU Maria Yuliana Kua; Stevania Siga Tolo; Olgafiana Wela; Kornelis Wiliam Kabul; Kresensia Nio; Hildegardis Longa; Monika Lismen Monis; Yohana Patricia Pedhu Lobe; Maria Herkuliani Bhoki Sebo; Marsiana Mbupu; Oswaldus F. M. Budi; Arsenius Agung Aha; Benedikta Eno Wio; Maria Derici Beka
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i2.7232

Abstract

Permasalahan lingkungan di Desa Naru berkaitan dengan menurunnya kualitas mata air dan tersumbatnya selokan yang berdampak pada kelancaran aliran air serta keberlanjutan penyediaan air bersih bagi masyarakat. Kondisi tersebut memerlukan upaya pengelolaan lingkungan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar tercipta kepedulian dan tanggung jawab bersama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kepedulian lingkungan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pengelolaan mata air dan selokan di Desa Naru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan gotong royong dalam pengelolaan mata air dan selokan, serta pemantauan dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kondisi lingkungan yang ditandai dengan kelancaran aliran selokan, meningkatnya kebersihan area mata air, serta tumbuhnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, terbentuk komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah desa untuk melaksanakan pemeliharaan mata air dan selokan secara berkala sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kepedulian lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan di tingkat desa.