Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stereotip Perempuan dalam Ungkapan Bahasa di Akun Instagram (@rahasia.gadis): Kajian Antropolinguistik Aliza Asyula Darma; Hkodizah Warni Sitohang; Vira Amalia; Alya Syafira Azhar; Ida Basaria
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji stereotip perempuan yang direpresentasikan melalui ungkapan bahasa pada akun Instagram @rahasia.gadis dalam perspektif antropolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat terhadap unggahan yang mengandung stereotip gender. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi bentuk-bentuk kebahasaan serta makna sosial yang terkandung dalam setiap ungkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stereotip perempuan direpresentasikan dalam beberapa kategori, yaitu stereotip feminin, subordinasi perempuan, pembatasan peran domestik, kerentanan sosial, serta bentuk resistensi dan pemberdayaan perempuan. Secara linguistik, stereotip tersebut ditandai oleh penggunaan modalitas keharusan, adjektiva feminin, metafora, serta struktur repetisi yang memperkuat makna. Selain itu, temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang yang tidak hanya mereproduksi stereotip gender, tetapi juga berfungsi sebagai sarana negosiasi dan perlawanan terhadap konstruksi sosial yang berkembang dalam masyarakat.
Leksikon Budaya Batak Toba dalam Lirik Lagu Anakkon Hi Do Hamoraon di Au dan Uju Dingolukkon Ma Nian: Kajian Antropolinguistik: Batak Toba Cultural Lexicons in the Song Lyrics of Anakkon Hi Do Hamoraon di Au and Uju Dingolukkon Ma Nian: An Anthropolinguistic Study Ida Basaria; Nayla Lestari; Tasya Zega; Syahvira Rianty
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2720

Abstract

Penelitian ini mengkaji leksikon budaya Batak Toba yang terdapat dalam lirik lagu Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au karya Nahum Situmorang dan Uju Dingolukkon Ma Nian karya Deny Siahaan dengan menggunakan pendekatan antropolinguistik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi, menganalisis makna, dan membandingkan leksikon budaya yang terkandung dalam kedua lagu tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tiga tahap: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menemukan 11 satuan leksikal budaya utama yang merepresentasikan nilai Hagabeon, Hamoraon, Hasangapon, dan Holong, tiga nilai pertama merupakan falsafah 3H yang menjadi orientasi sosial masyarakat Batak Toba, sedangkan Holong merupakan nilai relasional yang memperkuat hubungan orang tua dan anak, serta nilai pendidikan, etos kerja, merantau, dan penghormatan kepada orang tua. Kedua lagu sama-sama menempatkan satuan leksikal anakkon sebagai satuan leksikal paling dominan, namun dengan perspektif yang berbeda. Penelitian ini membuktikan bahwa lirik lagu Batak Toba merupakan media yang kaya akan satuan leksikal budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.