Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran IPS SD pada Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Hardiyanti Hatibu; Unga Utami
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73443

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan AI dalam pembelajaran IPS SD pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Negeri Makassar serta mengidentifikasi implikasi pedagogisnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan data kualitatif. Sampel penelitian berjumlah 115 mahasiswa PGSD yang dipilih melalui purposive sampling dengan pertanyaan skrining awal terkait pengalaman penggunaan AI. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert berisi 18 pernyataan dan satu pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator pemanfaatan AI berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,80-3,18 yang menunjukkan bahwa pemanfaatan AI masih berada pada tahap adopsi awal. AI dinilai membantu memahami konsep IPS dan mudah digunakan, tetapi pemanfaatannya masih terbatas pada fungsi dasar dan belum mencapai integrasi pedagogis yang mendalam. Hasil kualitatif menunjukkan manfaat AI lebih dominan pada aspek kognitif dibandingkan motivasional dan interaktif. Penelitian menyimpulkan bahwa pemanfaatan AI masih bersifat fungsional sehingga diperlukan penguatan literasi AI dan kompetensi pedagogi digital.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan LMS Berbasis Project Based Learning dalam Mendukung Higher Order Thinking Skills pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPS Unga Utami; Hardiyanti Hatibu
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 2 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i2.118907

Abstract

Pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS) mahasiswa masih menjadi tantangan dalam pembelajaran di jenjang pendidikan tinggi, terutama ketika menggunakan Learning Management System (LMS) belum sepenuhnya diintegrasikan dengan strategi pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa PGSD terhadap penggunaan LMS berbasis PjBL dalam mendukung HOTS pada mata kuliah Konsep Dasar IPS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui desain survei. Adapun subjek penelitian merupakan mahasiswa PGSD yang mengikuti Mata Kuliah Konsep Dasar IPS. Data dikumpulkan melalui angket persepsi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi yang sangat baik terhadap kemudahan penggunaan, kebermanfaatan, serta dukungan LMS dalam mendorong kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif. Disimpulkan bahwa LMS berbasis PjBL dipersepsikan positif dalam mendukung HOTS mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan bahwa: (1) pengembangan fitur LMS yang lebih interaktif dan (2) dapat diterapkan pada mata kuliah lainnya yang berorientasi konsep atau teori.
Effectiveness of Flipped Learning Model in Improving Students' Critical Thinking Skill Unga Utami; Anik Ghufron; Farida Agus Setiawati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.111450

Abstract

The development of students’ critical thinking skills is a major priority in 21st-century education. This study examined the effectiveness of the Flipped Learning Model (FLM) in enhancing critical thinking skills among elementary school students. Using a pre-experimental one-group pre-test–post-test design, the research involved 120 students from four elementary schools. The FLM intervention integrated pre-class digital video materials and collaborative in-class learning activities, while conventional instruction relied on direct teaching methods. Students’ critical thinking skills were assessed using a validated test based on Facione’s framework, which includes the indicators of Interpretation, Analysis, Evaluation, Inference, Explanation, and Self-regulation. The results revealed a significant increase in students’ post-test scores compared to their pre-test scores (p < 0.05), indicating that FLM contributed to higher levels of critical thinking. The positive impact is attributed to the shift from teacher-centered to student-centered learning, allowing students to understand basic concepts independently before class and practice higher-order thinking during classroom activities. These findings provide important implications for teachers, curriculum developers, and policymakers in designing learning strategies that promote critical thinking and support Education for Sustainable Development. Future research is recommended to examine the long-term effects of FLM across broader cognitive outcomes and diverse educational contexts.