Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Teknik Penyelaman yang Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Pembuluh Darah dan Jantung pada Penyelam Tradisional di Desa Bajo Indah Kec. Soropia Nurfantri Nurfantri; Muhaimin Saranani; Dali Dali; Rundu Rundu
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1714

Abstract

Aktivitas penyelaman tradisional merupakan mata pencaharian utama bagi masyarakat pesisir, namun praktik yang tidak sesuai standar keselamatan berisiko tinggi menyebabkan gangguan pembuluh darah dan jantung, seperti penyakit dekompresi dan barotrauma. Minimnya pengetahuan tentang teknik penyelaman yang aman serta terbatasnya akses pelayanan kesehatan di daerah pesisir memperburuk kondisi ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penyelam tradisional tentang teknik penyelaman yang sehat sebagai upaya pencegahan gangguan pembuluh darah dan jantung di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan penutup (post-test dan evaluasi). Peserta berjumlah 30 orang nelayan tradisional yang melakukan penyelaman aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan. Sebelum penyuluhan, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang (63%), namun setelah penyuluhan terjadi peningkatan jumlah peserta yang memiliki pengetahuan cukup (40% ) dan baik (50%). Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi tanya jawab dan aktif berbagi pengalaman terkait keluhan dekompresi yang sering dialami serta metode tradisional yang mereka lakukan. Simpulan terjadinya peningkatan pengetahuan tentang teknik penyelaman yang sehat setelah diberikan penyuluhan. Disarankan perlunya tindak lanjut berupa kerja sama lintas program dengan puskesmas serta lintas sektor untuk fasilitasi metode penangkapan yang lebih aman.
Edukasi Penerapan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal Bagi Ibu Hamil Dan Anak Balita Stunting Di Desa Waworoni Kabupaten Konawe Selatan : (Pemeriksaan Kehamilan, LILA dan Hb Ibu Hamil) Trees Trees; hikmandayani hikmandayani; Abdul Syukur Bau; Rundu Rundu
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2024): January - June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v2i2.1565

Abstract

Introduction Malnutrition is a chronic nutritional problem that is still a big challenge for Indonesia. Stunting is a condition where a child's body fails to grow at the age of five due to chronic malnutrition, which causes the child to be too short or not develop well for his age. There are still many pregnant women and people in rural areas who do not have sufficient knowledge about balanced nutrition and how to apply it in everyday life. Appropriate and sustainable balanced nutrition education is very important to increase the knowledge and skills of pregnant women and the community in implementing a healthy and nutritious diet to prevent and overcome stunting. Methods: Implementation methods for health education activities are lectures, face-to-face and question and answer discussions. Results: In general, Community Service activities are under the responsibility of the PPM (Research and Community Service) unit of the Kendari Ministry of Health Pol-Techkes. The stages of the Independent Health Education activity "Education on the Implementation of Balanced Nutrition Based on Local Food for Pregnant Women and Stunted Toddlers" by the IPE/IPC Team of Lecturers and Students of the Kendari Ministry of Health Polytechnic and the Coastal Community of Waworoni Village, South Konawe Regency . Conclusion After the Health Education activities were completed, there was a change in knowledge regarding the implementation of balanced nutrition in the community.