Keselamatan pelayaran merupakan aspek penting dalam operasional kapal untuk menjamin keamanan awak kapal, penumpang, muatan, dan lingkungan laut. Salah satu upaya peningkatan keselamatan di atas kapal dilakukan melalui pelaksanaan latihan keselamatan (safety drill) secara rutin guna meningkatkan kesiapsiagaan awak kapal dalam menghadapi keadaan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala dalam pelaksanaan latihan keselamatan di KM. Sabuk Nusantara 98 serta upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan selama praktik laut (prala). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan latihan keselamatan di atas kapal belum berjalan optimal akibat rendahnya disiplin dan kesadaran awak kapal, kurangnya pemahaman terhadap tugas saat keadaan darurat, lemahnya koordinasi antar awak kapal, serta keterbatasan waktu pelaksanaan latihan. Selain itu, kondisi alat keselamatan yang belum mendapatkan pemeriksaan dan perawatan rutin turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan safety drill. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan latihan keselamatan meliputi pelaksanaan latihan secara rutin sesuai prosedur, peningkatan koordinasi dan disiplin awak kapal, pemberian pengarahan sebelum latihan, serta pemeriksaan dan perawatan alat keselamatan secara berkala. Dengan pelaksanaan latihan keselamatan yang baik, kesiapsiagaan awak kapal dalam menghadapi keadaan darurat diharapkan dapat meningkat sehingga keselamatan pelayaran dapat lebih terjamin.