Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Pelatihan Personal Safety Skill bagi Masyarakat Desa Blang Pulo Sebagai Upaya pencegahan Terjadinya Kekerasan Seksual pada Anak dan Remaja Ella Suzanna; Rahmia Dewi; Maya Lestari; Febriani Rahma; Leni Maszura; Nursan Junita; Fahru Azra'i Ansori; Galih Trisurya Nugraha
Gotong Royong: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2026
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v5i2.113

Abstract

Kekerasan seksual pada anak dan remaja ialah salah satu bentuk kejahatan yang semakin meningkat di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Aceh. Tingginya angka kasus, ditambah minimnya pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual serta prosedur penanganannya, menjadikan intervensi berbasis komunitas sangat penting dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan guna meningkatkan pengetahuan, kemampuan identifikasi, dan keterampilan kader, perangkat desa, orangtua, serta ibu-ibu rumah tangga dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual pada anak di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Metode kegiatan meliputi psikoedukasi, penyampaian data statistik kasus di Aceh, pelatihan berbasis role play, diskusi kelompok, serta pretest dan posttest. Sebanyak 20 peserta terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, peningkatan kemampuan identifikasi kasus secara tepat, serta meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam memberikan edukasi kepada anak dan remaja. Peserta juga mampu menyusun langkah penanganan awal berdasarkan studi kasus yang mereka tuliskan sendiri. Kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kapasitas perangkat desa serta meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat guna mencegah terjadinya kasus kekerasan seksual pada anak dan remaja.
The Relationship Between Self-Efficacy, Resilience, Meaning in Life, and Anxiety During the Crisis Situations Widi Astuti; Bintari Kartika Maharani; Cut Meurah Hadiah; Farah Yuliani; Fuadi, Fuja Simahara; Icha Lestari; Mellyana Br. Sembiring; Nurwafi Oktari; Rifda Hayati; Rio Zumaranto; Rusydina Sabila; Safrianti; Taufik Hidayat; Nur Afni Safarina; Maya Lestari
Jurnal Psikologi Terapan Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpt.v8i2.26266

Abstract

This study examined the relationship between self-efficacy, resilience, meaning in life, and anxiety during crisis situations like the COVID-19 pandemic. Self-efficacy is considered an important psychological resource that supports individuals in coping with stressful and uncertain situations. Using a quantitative correlational design, data were collected from participants through standardized psychological scales measuring self-efficacy, resilience, meaning in life, and anxiety. Pearson correlation analysis was conducted to test the relationships among variables. The results indicated that self-efficacy was positively and significantly correlated with resilience and meaning in life, suggesting that individuals with higher confidence in their abilities tend to show stronger adaptive capacity and a greater sense of life meaning. In contrast, the relationship between self-efficacy and anxiety was negative but not statistically significant. Aspect-level analysis showed that the magnitude, strength, and generality dimensions of self-efficacy were consistently related positively to resilience and meaning in life. These findings highlight the protective role of self-efficacy in psychological functioning during crisis situations. The study contributes to the development of psychological intervention strategies by emphasizing the importance of strengthening self-efficacy and resilience to support mental health outcomes. Future research is recommended to apply longitudinal designs and include mediating variables to better explain these relationships