Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Yuridis Hukum Pidana Internasional terhadap Praktik Bekerja Menggunakan Visa Turis Tika Puspita Sari; Putri Ramadani; Aura Ajrina; Zahhara Qifta; Dian Safitri; Riduan Hamid Lubis
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 3 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i3.944

Abstract

Penyalahgunaan visa turis untuk melakukan pekerjaan di negara tujuan merupakan salah satu bentuk pelanggaran keimigrasian yang sering terjadi dalam era mobilitas internasional. Praktik ini tidak hanya bertentangan dengan ketentuan hukum keimigrasian yang berlaku, tetapi juga menimbulkan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan perlindungan pekerja migran, pengendalian arus migrasi, serta kerja sama antarnegara dalam penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik bekerja menggunakan visa turis dari perspektif hukum pidana internasional, meliputi bentuk pelanggaran, dampak yang ditimbulkan, serta mekanisme penanganan hukumnya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan visa turis untuk kegiatan bekerja merupakan bentuk penyalahgunaan izin keimigrasian yang dapat dikenai sanksi administratif maupun pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam konteks hukum pidana internasional, penanggulangan pelanggaran tersebut memerlukan kerja sama lintas negara melalui pertukaran informasi, pengawasan keimigrasian, dan upaya pencegahan migrasi ilegal yang berpotensi menjadi bagian dari kejahatan transnasional. Oleh karena itu, penguatan sistem pengawasan keimigrasian, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, dan optimalisasi kerja sama internasional menjadi langkah penting dalam mencegah penyalahgunaan visa serta memberikan perlindungan yang lebih efektif bagi pekerja migran.
Implementasi Moderasi Beragama dalam Kehidupan Masyarakat Multireligius di Nagori Bahbiak Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun Riduan Hamid lubis; M.Ramzy Fernada; Selendion Tarigan; Nadia Nadia; Dhea Ruwanda; Zalfa Nazwa Fakhira; Nursantri Yanti
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): September : Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v4i3.1065

Abstract

This study aims to analyze the implementation of religious moderation in the life of the multireligious community in Nagori Bahbiak, Sidamanik District, Simalungun Regency, and to identify the role of KKN students and the dynamics that arise in its implementation. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation and documentation during the KKN program conducted from July 27 to August 30, involving 28 students from Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. The findings indicate that religious moderation is reflected in social concern, mutual cooperation, collaboration, and the involvement of both Muslim and non-Muslim communities in various activities. The students also implemented religious moderation through social activities, such as cleaning mosques and churches. Inclusive practices were demonstrated through the Festival Anak Sholeh, which involved approximately 15 non-Muslim participants out of 35 participants. However, dynamics emerged regarding the use of religious spaces when giving awards to non-Muslim participants within the mosque environment. The findings demonstrate that religious moderation involves not only social harmony but also the ability to manage differences through open, inclusive, and sustainable communication and mutual understanding among stakeholders.