Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Cognitive Learning Outcomes of Grade 3 Elementary School Students Using Labyrinth Learning Media in Social Science Materials Arinal Haq; Agung Setyawan; Mohd Rushidi Mohd Amin
Journal of Action Research in Education Vol. 3 No. 1: 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jare.v3i1.146

Abstract

This research aims to improve the cognitive learning outcomes of 3rd grade students of SDN Keleyan 3 in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects through the use of game-based maze learning media. The research method used is Classroom Action Research (PTK) with a qualitative approach, carried out in two cycles. Cycle I uses the conventional lecture method, while Cycle II applies labyrinthine media. Data was collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results showed a significant increase in students' cognitive learning outcomes from an average of 40.8% in Cycle I to 81.5% in Cycle II. Labyrinth learning media has been shown to be effective in improving cognitive learning outcomes, student understanding, active participation, and learning motivation. These findings confirm the importance of using innovative learning media that are in accordance with the characteristics of elementary school students.
Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar Inklusif: Studi Kasus Di Sdn Mlajah 2 Bangkalan Raisah Muthi’ah Adillah; Taqyuki Izuki; Aulia Siska Agustin; Widyaningrum Dwi Oktaviyanti; Arinal Haq; Nova Estu Harsiwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.435

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan upaya untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun, pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait keterbatasan sumber daya dan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis praktik penanganan ABK di SDN Mlajah 2 Bangkalan dalam konteks pembelajaran inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas empat guru kelas inklusif dan satu kepala sekolah yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan studi dokumentasi dengan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan ABK dilakukan melalui modifikasi pembelajaran dan pendampingan intensif oleh guru kelas, namun belum didukung prosedur identifikasi, evaluasi, serta program inklusif yang terstruktur. Ketiadaan Guru Pendamping Khusus (GPK) dan keterbatasan kompetensi guru menjadi kendala utama dalam optimalisasi layanan pendidikan inklusif.