Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Islamic Social Reporting dengan Moderasi Ukuran Perusahaan Roziana Nur Aini; Iwan Fakhruddin; Azmi Fitriati; Ira Hapsari
Al-Muamalat Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 10 No 2 (2025): Al-Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari'ah
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/muamalat.v10i2.10454

Abstract

This study aims to examine and analyze the effect of profitability, the number of Sharia Supervisory Board (SSB) members, and the frequency of SSB meetings on Islamic Social Reporting (ISR), with company size as a moderating variable in Sharia Commercial Banks in Indonesia. The research uses secondary data obtained from the annual reports of Sharia Commercial Banks during the period 2016–2022, with a total sample of 94 using a pooled unbalanced panel method or census method. Data analysis was conducted using panel data regression with the assistance of STATA version 17, and included the Chow test, Hausman test, Breusch-Pagan Multiplier test, diagnostic tests, and hypothesis testing. The results show that profitability has no significant effect on ISR disclosure. The number of Sharia Supervisory Board members has a negative effect on ISR, while the frequency of SSB meetings has a positive effect. Company size does not moderate the effect of profitability on ISR, but it does moderate the effect of the number of SSB members on ISR. These findings highlight the importance of optimizing the role of the Sharia Supervisory Board and strengthening corporate organizational structure to enhance the quality of Islamic social reporting.
Pengaruh Profitabilitas, Tunneling Incentive, Intangible Asset Terhadap Tax Avoidance dengan Transfer Pricing sebagai Variabel Moderasi Lovetania Islamika Widodo; Ani Kusbandiyah; Iwan Fakhruddin; Nur Isna Inayati
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2067

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari profitabilitas, tunneling incentive, dan intangible asset terhadap tax avoidance dengan transfer pricing sebagai variabel moderasi. Adapun populasi penelitian adalah perusahaan yang bergerak pada sektor energi yang terdaftar di BEI. Teknik seleksi sampel menggunakan purposive sampling, dihasilkan sebanyak 152 dari 38 perusahaan. Metode analisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan tunneling incentive memberikan pengaruh negatif terhadap tax avoidance, sedangkan transfer pricing  berpengaruh positif terhadap tax avoidance, dan  intangible aset tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Di samping itu, transfer pricing terbukti berperan dalam memoderasi hubungan antara profitabilitas terhadap tax avoidance, sedangkan variabel tunneling incentive dan intangible aset tidak dapat termoderasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor energi melakukan transfer pricing terutama pada perusahaan yang memperoleh laba yang tinggi dengan tujuan melakukan tax avoidance sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada otoritas pajak dalam membuat kebijakan terkait dengan transfer pricing. Dengan demikian, studi ini berkontribusi pada literatur penghindaran pajak dengan memperjelas peran kondisional transfer pricing dalam memfasilitasi praktik tax avoidance pada perusahaan sektor energi yang memiliki tingkat profitabilitas tinggi di pasar emerging.
Pengaruh Intellectual Capital, Efisiensi Operasional dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan Konvensional di Indonesia Tahun 2021-2024 Andhika Sofian Ma'ruf; Ani Kusbandiyah; Iwan Fakhruddin; Edi Joko Setyadi
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2157

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh Intellectual Capital, Efisiensi Operasional, dan Kepemilikan Manajerial terhadap Kinerja Keuangan perusahaan perbankan konvensional di Indonesia tahun 2021–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh bank umum konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesioa (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK, 2024), sementara pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. berdasarkan ketersediaan laporan keuangan tahunan selama periode penelitian diperoleh 23 bank dengan total 92 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) GLS regression dengan robust standard error untuk mengatasi heteroskedastisitas dan autokorelasi, sehingga semua asumsi klasik diterima. Hasil penelitian menunjukkan Intellectual Capital, Kepemilikan Mannajerial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, dan Efisiensi Operasional (BOPO) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan Intellectual Capital sebagai aset strategis dalam meningkatkan kinerja keuangan perbankan konvensional di Indonesia.
Pengaruh Financial Stabilty, External Pressure, Financial Target, Proporsi Dewan Komisaris Independen, dan Total Akrual Terhadap Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan Bank Syariah di Indonesia 2017-2024 Retno Flamboyan; Iwan Fakhruddin; Bima Cinintya Pratama; Ira Hapsari
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2209

Abstract

Meskipun kinerja perbankan syariah di Indonesia tumbuh sebesar 11,34% year-on-year (yoy), praktik kecurangan laporan keuangan masih ditemukan, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara pertumbuhan kinerja dan integritas pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi indikasi kecurangan laporan keuangan pada bank umum syariah di Indonesia selama periode 2017–2024 dengan menggunakan pendekatan Fraud Triangle. Indikasi kecurangan laporan keuangan diproksi dengan financial restatement yang diukur menggunakan variabel dummy. Penelitian ini menggunakan data panel tidak seimbang (unbalanced panel data), yaitu data dengan jumlah periode pengamatan yang berbeda antar bank, yang bersumber dari laporan keuangan tahunan bank umum syariah dan dianalisis menggunakan regresi logit dengan pendekatan fixed effects yang diolah menggunakan perangkat lunak Stata. Sampel ditentukan menggunakan population-based selection with exclusion criteria, di mana seluruh populasi bank umum syariah pada dasarnya diikutsertakan, dengan pengecualian yang dilakukan hanya berdasarkan kelengkapan dan ketersediaan data, bukan berdasarkan seleksi perilaku. Setelah penerapan kriteria tersebut, penelitian ini menggunakan 108 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial stability, external pressure, financial target, serta proporsi dewan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap indikasi kecurangan laporan keuangan. Sebaliknya, total akrual terbukti berpengaruh terhadap indikasi kecurangan laporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa risiko kecurangan laporan keuangan pada perbankan syariah lebih dipengaruhi oleh praktik akuntansi dibandingkan tekanan kinerja dan mekanisme pengawasan formal.