Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Audit, Green Accounting, Likuiditas, dan Kebijakan Dividen terhadap Profitabilitas Nurul Aisyah; Dwi Wirnani; Azmi Fitriati; Ani Kusbandiyah
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit, green accounting, likuiditas, dan kebijakan dividen terhadap profitabilitas. Populasi penelitian meliputi seluruh perusahan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik seleksi purposive sampling sehingga diperoleh 122 data observasi. Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA), kualitas audit diproksikan dengan reputasi Kantor Akuntan Publik, green accounting diukur melalui perbandingan biaya lingkungan terhadap laba bersih, likuiditas diukur menggunakan Current Ratio (CR), dan kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR). Analisis data dilakukan dengan regresi data panel menggunakan Random Effect Model dengan pendekatan robust standard errors yang diolah menggunakan perangkat lunak STATA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh positif terhadap profitabilitas, sedangkan green accounting berpengaruh negatif terhadap profitabilitas. Sementara itu, likuiditas dan kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan sektor energi. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan tata kelola melalui audit berkualitas penting bagi peningkatan kinerja keuangan, sementara investasi lingkungan perlu dikelola secara strategis agar memberikan manfaat jangka panjang. Orisinalitas penelitian terletak pada pengujian faktor tata kelola, keberlanjutan, dan kebijakan keuangan terhadap profitabilitas pada sektor energi.
Pengaruh Profitabilitas, Tunneling Incentive, Intangible Asset Terhadap Tax Avoidance dengan Transfer Pricing sebagai Variabel Moderasi Lovetania Islamika Widodo; Ani Kusbandiyah; Iwan Fakhruddin; Nur Isna Inayati
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2067

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari profitabilitas, tunneling incentive, dan intangible asset terhadap tax avoidance dengan transfer pricing sebagai variabel moderasi. Adapun populasi penelitian adalah perusahaan yang bergerak pada sektor energi yang terdaftar di BEI. Teknik seleksi sampel menggunakan purposive sampling, dihasilkan sebanyak 152 dari 38 perusahaan. Metode analisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan tunneling incentive memberikan pengaruh negatif terhadap tax avoidance, sedangkan transfer pricing  berpengaruh positif terhadap tax avoidance, dan  intangible aset tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Di samping itu, transfer pricing terbukti berperan dalam memoderasi hubungan antara profitabilitas terhadap tax avoidance, sedangkan variabel tunneling incentive dan intangible aset tidak dapat termoderasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor energi melakukan transfer pricing terutama pada perusahaan yang memperoleh laba yang tinggi dengan tujuan melakukan tax avoidance sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada otoritas pajak dalam membuat kebijakan terkait dengan transfer pricing. Dengan demikian, studi ini berkontribusi pada literatur penghindaran pajak dengan memperjelas peran kondisional transfer pricing dalam memfasilitasi praktik tax avoidance pada perusahaan sektor energi yang memiliki tingkat profitabilitas tinggi di pasar emerging.
Pengaruh Intellectual Capital, Efisiensi Operasional dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan Konvensional di Indonesia Tahun 2021-2024 Andhika Sofian Ma'ruf; Ani Kusbandiyah; Iwan Fakhruddin; Edi Joko Setyadi
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2157

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh Intellectual Capital, Efisiensi Operasional, dan Kepemilikan Manajerial terhadap Kinerja Keuangan perusahaan perbankan konvensional di Indonesia tahun 2021–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh bank umum konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesioa (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK, 2024), sementara pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. berdasarkan ketersediaan laporan keuangan tahunan selama periode penelitian diperoleh 23 bank dengan total 92 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) GLS regression dengan robust standard error untuk mengatasi heteroskedastisitas dan autokorelasi, sehingga semua asumsi klasik diterima. Hasil penelitian menunjukkan Intellectual Capital, Kepemilikan Mannajerial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, dan Efisiensi Operasional (BOPO) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan Intellectual Capital sebagai aset strategis dalam meningkatkan kinerja keuangan perbankan konvensional di Indonesia.
Determinants of Tax Aggressiveness with Corporate Governance as a Moderation Variable in Technology Sector Companies in Indonesia Hikmah Amalia Ramadani; Tiara Pandansari; Ani Kusbandiyah; Ira Hapsari
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2179

Abstract

This study examines how Corporate Social Responsibility (CSR) and Executive Character influence Tax Aggressiveness, and evaluates whether Corporate Governance moderates these relationships in technology companies listed on the IDX during 2020–2024. This study uses a quantitative approach with secondary data from the annual reports of technology companies listed on the IDX. Using purposive sampling, 117 panel observations from 28 companies were obtained. The analysis was conducted using Moderated Regression Analysis (MRA) with SPSS 27 to test both direct and interaction effects. Classical assumption tests were also carried out to ensure the regression model validity. The results of this study found that CSR and Executive Character have a negative influence on tax aggressiveness. Corporate Governance, proxied by independent commissioners moderates the relationship but strengthens CSR and Executive Character on tax aggressiveness, indicating ineffective monitoring. The findings suggest that although CSR and executive character reduce tax aggressiveness, corporate governance mechanisms are not yet effective in overseeing tax related decisions. This implies that governance structures tend to function symbolically rather than substantively, highlighting the need for firms and regulators to strengthen the quality and effectiveness of tax supervision.
The Effect of ESG and Corporate Social Responsibility Disclosure on Firm Value with Good Corporate Governance Moderation Khofi Fatul Auliah; Iwan Fakhruddin; Ani Kusbandiyah; Rina Mudjiyanti
Research Horizon Vol. 6 No. 4 (2026): Research Horizon - Agustus 2026
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.6.4.2026.1540

Abstract

Islamic banking requires disclosures that reflect both sustainability and Sharia principles. This study examines the effect of ESG and CSR disclosure on firm value, with good corporate governance as a moderating variable, in 14 Islamic commercial banks in Indonesia from 2020 to 2024. The analytical method used is panel data regression with the Random Effect Model approach and Moderated Regression Analysis on 65 observations. The results show that ESG and good corporate governance have no significant direct effect on firm value, while CSR has a positive and significant effect. The moderation test shows that good corporate governance has not been proven to strengthen the influence of ESG or CSR on firm value. This finding indicates that the firm value of Islamic commercial banks is more influenced by specific social responsibility disclosures that reflect the social characteristics of Islamic banking, such as zakat, qardhul hasan, and ZISWAF, compared to more general ESG. This indicates that investors in Islamic bank stocks tend to place a higher value on social responsibility information that aligns with Sharia identity and principles, compared to sustainability information that is conventional and not specific to the institutional context of Islamic banks.
Pengaruh Firm size, ROA, Thin capitalization Terhadap Penghindaran Pajak Dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi Enzelin Gintha Rahmadani; Ani Kusbandiyah; Rina Mudjiyanti; Rezky Pramurindra
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 5 No. 3 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2024)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v5i3.728

Abstract

Di Indonesia terdapat kendala dalam memaksimalkan penerimaan pajak, misalnya upaya wajib pajak untuk mengurangi pembayaran pajak melalui tindakan penghindaran pajak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel firm size, ROA, dan thin capitalization terkait dengan penghindaran pajak, dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Populasi yang diteliti mencakup perusahaan di sektor batu bara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama rentang tahun 2018 hingga 2022, dengan total sebanyak 42 perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam pemilihan sampel, yang menghasilkan 111 pengamatan selama periode 5 tahun. Dari penelitian ini, terlihat bahwa firm size tidak berdampak pada penghindaran pajak, ROA, thin capitalization dan kepemilikan institusional berdampak positif terhadap penghindaran pajak. Kepemilikan institusional tidak dapat memoderasi pengaruh firm size dan thin capitalization terhadap penghindaran pajak. Namun kepemilikan institusional dapat memoderasi dampak ROA terhadap penghindaran pajak.