Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Kewarganegaraan terhadap Proses Menjadi WNI pada Vincent Verhaag Elma Wati; Febri Mutia Karmila; Hambali; Muthia Zapira; Nabilatus Syaja’ah; Purnama Alia; Putri Aliffia; Titania Salwa Cahyadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7161

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses perubahan kewarganegaraan Vincent Verhaag menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Fokus penelitian meliputi proses naturalisasi, persyaratan dan prosedur yang harus dipenuhi, faktor yang melatarbelakangi keputusan menjadi WNI, serta implikasi hukum dari perubahan status kewarganegaraan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan yuridis-empiris. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vincent Verhaag memperoleh status WNI melalui mekanisme naturalisasi karena perkawinan dengan warga negara Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, khususnya Pasal 19. Keputusan tersebut didorong oleh komitmen keluarga, integrasi sosial dan budaya dengan masyarakat Indonesia, serta pertimbangan ekonomi dan kemudahan administrasi hukum. Seluruh persyaratan administratif dan substantif telah dipenuhi sehingga perubahan status kewarganegaraan tersebut sah menurut hukum nasional. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa status kewarganegaraan anak dalam perkawinan campuran diatur secara khusus sesuai ketentuan perundang-undangan. Dengan demikian, kasus naturalisasi Vincent Verhaag mencerminkan keselarasan antara kepentingan individu dan ketentuan hukum negara dalam memperkuat integrasi kewarganegaraan di Indonesia.
Studi Eksistensi Anak Jalanan di Kawasan Kuliner Pekanbaru: Analisis Potensi Eksploitasi dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Elma Wati; Febri Mutia Karmila; Hambali; Muthia Zapira; Nabilatus Syaja’ah; Purnama Alia; Putri Aliffia; Titania Salwa Cahyadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7162

Abstract

Fenomena anak jalanan yang beraktivitas di area kuliner menjadi tantangan rumit dalam pemenuhan hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena hukum anak di bawah umur yang mengamen dan berjualan di Pekanbaru dari sudut pandang kemungkinan eksploitasi dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik pengumpulan data wawancara terstruktur dengan pihak Dinas Sosial Kota Pekanbaru dan anak jalanan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural, Dinas Sosial mengategorikan mereka sebagai "anak jalanan" dan bukan korban eksploitasi, karena secara subjektif anak-anak mengaku bekerja secara sukarela untuk membantu ekonomi keluarga membeli kebutuhan pokok. Namun, dari sudut pandang HAM, keberadaan anak di jalanan hingga larut malam menunjukkan adanya pengabaian hak dasar anak, seperti hak atas pendidikan, lingkungan yang aman, serta perlindungan dari rentan fisik, yang dibuktikan dengan adanya riwayat kekerasan di jalanan. Kesimpulannya, kerja sama antar instansi dan peningkatan kapasitas ekonomi keluarga sangat segera dilakukan demi memastikan pemenuhan hak anak secara menyeluruh.