Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Embedding Reading Skills and Value Education Within Structural Scaffolding: Analyzing Novice Arabic Texts in the Digital Age Ammar Zainuddin; Muqimah Liwais Sunnah; Ninik Indrawati
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Vol 5 No 1 (2026): Al-Muyassar: Journal of Arabic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/al-muyassar.v5i1.16032

Abstract

Basic level Arabic language learning is often reduced to mere phonetic exercises, separating linguistic mastery from value education. However, integrating character education in contemporary Arabic pedagogy is highly urgent, as novice learners in the digital age face moral and ecological crises demanding holistic interventions from an early age. This study aims to explore the anatomy of structural scaffolding and the core moral values embedded in novice-level (mubtadi) reading texts on the 3asafeer digital platform. Utilizing Krippendorff's Qualitative Content Analysis, 12 texts were purposively sampled based on novice-level classifications (Levels Jim to Waw) and genre diversity. The results revealed two main findings. First, strict word quantity limitation (1-15 words per page) and engineered syntactic progression act as cognitive scaffolding to manage visual attention and facilitate reading skills—a practical strategy educators can directly implement for material design. Second, through this syntactic simplification, the texts brilliantly embed four 21st-century values via relatable daily contexts: mental resilience (e.g., reframing failure), ecological literacy (e.g., observing nature's patterns), global awareness (e.g., redefining everyday heroism), and digital wellbeing (e.g., managing screen time). This research concludes that grammatical limitation is not a weakness, but a powerful hidden curriculum instrument, offering curriculum developers and textbook authors a practical blueprint to simultaneously embed value education into the development of reading skills and children's moral maturity.
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Berbasis Luaran Produk Digital Nining Syarifah; Ammar Zainuddin
Journal of Education and Contemporery Linguistics Vol. 2 No. 02 (2025)
Publisher : CV Alifba Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelas olimpiade merupakan salah satu upaya pendidik dalam menyiapkan globalisasi. kelas olimpiade ini mengajak seluruh sdm untuk aktif dalam menggunakan teknologi dan juga aktif membangun teknologi. Karena kelas ini bersinggungan langsung dengan teknologi, maka pemberdayaan sdm yang paling berpengaruh yaitu adanya keleluasaan sdm dalam mengakses teknologi. Rumusan dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimana siswa-siswi program olimpiade mampu menciptakan produk berbasis digital? 2) Bagaimana langkah pendidik memberdayakan siswa dalam berkreasi menciptakan produk digital?, sedangkan metode penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian kualitatif studi kasus. Jenis dan sumber data yang digunakan peneliti yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data yang digunakan peneliti ada tiga: Observasi, Wawancar, Dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu Pertama, SDM kelas olimpiade mampu menciptakan teknologi baru yaitu produk digital yang memiliki daya guna dan juga mampu menjuarai dibeberapa ajang kompetisi. Kedua, Akses teknologi dalam kelas olimpiade ini merupakan hal yang paling penting dan juga berpengaruh untuk menciptakan teknologi baru, sekalipun dalam lingkungan pesantren. Teknologi yang diciptakan sdm kelas olimpiade tentu tidak lepas dari adanya IoT, karena hampir semua produk digital yang diciptakan oleh sdm kelas olimpiade berkorelasi langsung dengan basis IoT.
Optimalisasi Implementasi KMA Melalui Perencanaan Berjenjang: Antisipasi Input Heterogen dan Penyetaraan Kompetensi Bahasa Arab Ammar Zainuddin; Ubay Harun; Endang Munawar
JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Gema Perencana
Publisher : POKJANAS Bekerja Sama Biro Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61860/jigp.v4i2.301

Abstract

This paper analyzes official documents from the Ministry of Religious Affairs (KMA No. 183/2019, No. 184/2019, and No. 347/2022) and Arabic language textbooks across levels (MI grade 6, MTs grades 7 & 9, and MA grade 10) to examine the application of the Scope–Sequence–Continuity (SSC) principle in Arabic language learning and to design an Arabic language learning plan that is adaptive to input heterogeneity in Madrasahs. This research uses a qualitative method with a content analysis approach to KMA documents and official textbooks from the Ministry of Religious Affairs. The combination of regulatory sources and teaching materials allows mapping of SSC outcomes, material sequences, and repetition patterns across levels while testing the consistency between policies and classroom practices. Therefore, the analysis of each chapter is mapped in the SSC matrix and validated through source triangulation and theory triangulation to reveal the gap between the ideals of the policy and the reality of implementation. Research findings indicate that the curriculum has been designed with a relatively consistent SSC foundation, but has not fully anticipated the heterogeneity of student input. This article highlights the curriculum gap, interprets the data through content analysis, and proposes the concept of input differentiation as a novel contribution to Arabic language learning planning.
Implementasi Pembelajaran Qowaid dan Tajwid Dalam Kitab Irsyad Al-Mustafid Fi Fahmi Al-Qur’an Wa Tajwid di MTsN 3 Jombang Muhammad Rohmat Hidayat; Ammar Zainuddin
Imamah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jmpi.v4i2.2115

Abstract

Pembelajaran qowaid dan tajwid pada lembaga pendidikan Islam umumnya masih dilaksanakan secara terpisah sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam menghubungkan pemahaman kaidah bahasa Arab dengan kemampuan membaca Al-Qur'an secara benar. Kondisi tersebut mendorong MTsN 3 Jombang mengembangkan inovasi pembelajaran melalui penggunaan kitab Irsyad al-Mustafid fi Fahmi al-Qur’an wa Tajwid yang mengintegrasikan materi pegon, qowaid (nahwu), dan tajwid dalam satu buku ajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran qowaid dan tajwid menggunakan kitab tersebut serta menganalisis alasan pengintegrasian kedua materi dalam satu sistem pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru qowaid dan tajwid, serta peserta didik kelas VII MTsN 3 Jombang. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran dilaksanakan secara sistematis menggunakan kitab Irsyad al-Mustafid fi Fahmi al-Qur’an wa Tajwid sebagai sumber belajar utama yang mengintegrasikan pembelajaran nahwu, pegon, dan tajwid. Integrasi tersebut mempermudah peserta didik memahami hubungan antara struktur bahasa Arab dengan kaidah membaca Al-Qur'an sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Efektivitas implementasi semakin diperkuat melalui program jam tambahan berupa praktik ibadah, baca tulis Al-Qur'an, dan pembelajaran kitab sehingga kompetensi peserta didik berkembang secara seimbang dalam aspek qowaid maupun tajwid.